Foto: shutterstock.com
Sering kita membaca aktris-aktris Hollywood melakukan mini botox menjelang perayaan Oscar atau acara red carpet yang penting. Perawatan advance untuk menghilangkan kerut tangan, garis tawa atau kerut di dahi secara instan. Bahkan mereka melakukannya di jam makan siang yang singkat dan beraktivitas biasa setelahnya. Di Indonesia prosedur Botox juga sangat populer. Begitu maju perkembangan perawatan ini. Kita perlu tahu.
Botox atau Butolinum Toxin A merupakan protein kompleks yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum yang diproduksi dibawah pengawasan labotorium yang ketat dan bebas dari segala kontaminasi. Botox digunakan secara medis untuk menghilangkan gerakan-gerakan abnormal dari otot wajah dan akan membuatnya diam atau relax yang terkadang timbul di daerah sekitar mata dengan gerakan yang berlebihan (over contraction). Penggunaan Butolinum toxin A harus menggunakan resep dokter dan penyuntikan dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih.
Cara Botox bekerja adalah saat disuntikkan menghalangi pelepasan acetylcholine, struktur kimia yang bertanggung jawab dalam pengaturan kontraksi otot wajah kita. Toksin ini akan melemahkan gerakan di daerah otot tersebut. Tempat yang dianjurkan untuk diberikan injeksi botox diantaranya daerah di antara kedua alis, persis di atas hidung, crowfeet (daerah ujung mata yang terbentuk seperti sayap). Hasilnya, garis kerutan akan terlihat samar dan pergerakan menjadi sangat minim (paralyzed).
Selain pada dua bagian wajah di atas, botox umum dilakukan pada :
-
Garis kerut vertikal dahi
-
Garis kerut datar pada dahi
-
Garis leher
-
Sisi hidung
-
Kerutan di dagu
-
Menghilangkan garis yang membengkak pada lipatan mata atas
-
Membentuk lebih baik alis yang menurun
-
Menghilangkan Gerakan dagu yang terbentuk seperti kotak
-
Menghilangkan keringat berlebih pada ketiak dan telapak tangan
Bagaimana rasanya saat dilakukan Botox ?
Kebanyakan pasien memerlukan topical anestesi untuk mengurangi rasa sakit saat dilakukan penyuntikan. Prosedur suntik botox relatif aman karena menggunakan jarum yang sangat halus. Sesaat setelah penyuntikan dilakukan, kompresan cold pack dibutuhkan untuk meredakan lebam yang mungkin terjadi. Inflamasi yang dimaksud bukanlah membengkak, tetapi karena adanya larutan yang masuk ke dalam kulit, maka akan ada sedikit benjolan yang terjadi atau lebam sedikit. Jika terjadi memar, maka kebiruan itu akan hilang dengan sendiriinya dalam waktu 1-2 minggu.
Hal yang harus dihindari sebelum melakukan penyuntikan adalah tidak mengonsumsi alkohol.
Apa yang harus dilakukan setelah prosedur Botox?
Sesaat setelah prosedur, dianjurkan untuk tidak menekuk kepala ke depan sekitar 2-3 jam setelah tindakan agar cairan botox tetap menyebar ke daerah yang tepat. Jangan menggosok-gosok bagian yang baru di suntik. Hindari sauna atau melakukan laser wajah selama 1 minggu setelahnya.
Hasil yang akan terlihat?
Hasil dari Botox akan terlihat setelah 3-4 hari pada saat bengkak mereda. Setelah seminggu kita akan merasakan bagian yang di botox menjadi tanpa kerutan. Jika dilakukan dengan prosedur yang benar Botox bisa bertahan 3-6 bulan. Setelah itu proses bisa diulangi lagi.
Apakah prosedur ini berbahaya?
Prosedur Botox bisa dikatakan dalam kategori aman jika digunakan sesuai prosedur dan tidak berlebihan dalam melakukannya. Ada sebagian pasien menghadapi keluhan mata terasa turun sesaat setelah tindakan (Lidptosis). Hal ini masih dikategorikan wajar, efek samping ini akan hilang dengan sendirinya setelah 2 minggu tindakan. Dropping eyelid bisa dikurangi dengan memberikan obat tetes mata yang diresepkan. (f)
House Of Skinovation
Thamrin Residence
Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Tel: (021) 29937500
www.skinovation.co.id
Ask The Expert: 10 Beauty Tips, Anda Wajib Tahu!
Ask The Expert: Langkah Yang Benar, Jika Kulit Bermasalah
Ask The Expert: Apakah Peeling Penting Bagi Kulit?
Topic
#asktheexpert, #botox, #askjulianayu, #julianayu




