Tips
Ask The Expert : 9 Hal tentang Skincare Berbahan Dasar Minyak

25 Jun 2020



Dok. Shutterstock




Skincare berbahan dasar minyak sedang banyak disukai saat ini. Tapi banyak juga yang kontra karena katanya bisa memicu jerawat dan wajah tampak terlalu berminyak. Kita akan bahas soal ini. 

Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang skincare berbahan minyak :

1. Minyak tidak dianjurkan untuk melembabkan kulit di saat wajah akan di makeup. 

2. Melembabkan wajah memang sangat penting. Perlu kita ketahui bahwa syarat suatu lotion/cream bisa melembabkan jika memiliki 3 fungsi yaitu  sebagai humectant, oklusif dan emolienHumectant adalah bahan yang bisa menarik air (dari udara dan dari lotion) ke kulit dan pada gilirannya akan melembabkan sel-sel kulit kita.

Bahan emolien bersifat melembutkan. Sedangkan bahan oklusif (minyak adalah salah satunya) merupakan pertahanan bagi humektan dan emolien untuk masuk ke kulit sehingga kulit akan tetap terhidrasi sepanjang hari. 


3. Minyak hanya dapat bersifat sebagai oklusif dan emolien, namun tidak bersifat humectant. Kamu bisa merasakannya di saat kamu memakai pelembap berbahan dasar minyak, seperti ada lapisan terpasang pada permukaan kulit kamu. Hal ini sangat berbeda dengan cara kerja pelembab umumnya yang menarik air dan melembabkan kulit.

4. Jika kita mengoleskan minyak ke wajah sebelum serum serta lotion, maka yang akan terjadi adalah pelembab tidak bisa menembus minyak yang sudah dioleskan itu. 

Jadi yang paling tepat : gunakan lotion atau serum baru dilanjutkan dengan produk perawatan kulit berbahan dasar minyak dilanjutkan dengan minyak sehingga kelembapan kulit tidak keluar. 

5. Kebanyakan minyak akan menyumbat pori-pori, jadi hati-hati menggunakannya. Minyak seperti almond oil mungkin akan memicu jerawat- jerawat kecil di saat pertama kali digunakan, tetapi akan netral setelah seminggu. 

Sedangkan grapeseed oil menjaga kekenyalan kulit yang menua  karena kandungan antioksidannya. Untuk memaksimalkannya, gunakan toner terlebih dahulu, baru minyak dioleskan.

6. Khusus tea tree oil digunakan sebagai obat untuk meredakan jerawat yang tumbuh. Sifat dari tea tree oil yang antimikroba dan anti inflamasi akan membunuh bakteri jerawat dan mengeringkan. 

Tetapi harus diingat, tea tree oil juga ada memiliki sifat mengiritasi. Jika kita berkulit sensitif, lebih baik mencoba dulu di satu bagian spot jerawat kecil. Kalau ada reaksi memerah, hentikan penggunaan. 

7. Untuk wajah yang sangat kering, pilihlah minyak yang bersifat oklusif dan lebih berat seperti minyak alpukat, minyak almond dan juga minyak bunga matahari karena kaya lemak dan saat dipakai, akan memberi efek kilap pada wajah.  

8. Sebagian minyak akan terasa lengket, sehingga lebih baik memilih yang cepat kering seperti argan, grapeseed dan jojoba. Jojoba bersifat memberi sinyal kepada tubuh untuk menghentikan produksi sebum yang berlebihan sehingga mengendalikan kerja kelenjar minyak. 

9. Pembersih yang berbahan dasar minyak melakukan tugasnya untuk menguraikan sisa makeup dengan cara yang lembut untuk kulit. Lakukan pembersihan dengan arah memutar dan setelah itu baru dibersihkan dengan air.


Be gentle to your skin 

 

dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation 
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Tel   (021) 29937500
www.skinovation.co.id




BACA JUGA :
Ask The Expert : Kenapa Rambut Bisa Kering dan Rapuh?
Ask The Expert : Kapan Waktu yang Tepat Merawat Kulit?
Ask The Expert : Saya Ingin Kulit Lebih Cerah




 


Topic

#AskTheExpert, #Skincare

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?