Karl Ikonik dalam botol ikonik warna silver dan rose gold. Foto: Dok. Luxe Asia
Bahkan setelah berpulang di tahun 2019, Karl Lagerfeld adalah sosok ikon dengan ciri khas ponytail rambut putihnya, memakai sunglasses, berjas hitam dengan kemeja putih, serta tak pernah terlihat di depan publik tanpa fingerless gloves.
Siluet Karl Lagerfeld menginspirasi botol parfum terbaru Karl Lagerfeld, Karl Ikonik, yang tak kalah unik. Terbuat dari kaca dengan finishing chrome berbentuk penampilan Karl Lagerfeld (tanpa siluet ponytail atau kuncir kuda).
Eau de Parfum ini dirilis dalam versi pria dan wanita, yang pas untuk jadi parfum couple. Keduanya menghadirkan keharuman menyegarkan namun elegan; klasik sesuai 4 dekade pengalaman Maison Karl Lagerfeld mengolah parfum, namun lebih relevan untuk audiens muda.
Karl Ikonik Pour Femme Eau de Parfum diracik oleh Marie Salamagne yang menginterpretasikan ulang wewangian melati, dengan sentuhan geranium, serta creamy sandalwood yang berpadu dengan soft jasmine petals. Pour Femme dikemas dalam botol warna rose gold, salah satu warna favorit Karl Lagerfeld.
Parfum couple yang sama-sama memiliki wangi genderless. Foto: Dok. Luxe Asia
Sedangkan Emilie Coppermann dan Pierre Guéros meracik Karl Ikonik Pour Homme Eau de Parfum dengan mengeksplorasi tonka bean untuk mendapatkan wangi maskulin yang khas. Pour Homme memiliki botol warna silver, warna khas Maison Karl Lagerfeld.
Meski dibedakan untuk versi pria dan wanita, keharuman keduanya termasuk genderless dan bisa bergantian dipakai oleh kita dan pasangan. #PerfumeGoals banget!
Baca juga:
Kim Ji-won Jadi Brand Ambassador Bvlgari di Korea
Perempuan Menawan Penuh Percaya Diri Menginspirasi Guess Iconic Eau de Parfum for Women
Keharuman Ratu Sehari ala Elie Saab Le Parfum Bridal
Zornia Harisantoso


