
dok.Shutterstock
SATAI AMBAL
Satai yang namanya diambil dari nama Kabupaten Kebumen ini menggunakan saus dari kacang kedelai.
Uniknya lagi, kacang kedelainya difermentasi dulu setengah matang, hingga terbentuk tempe yang belum sempurna (ditandai dengan belum munculnya serat-serat putih hasil fermentasi, seperti pada tempe). Tempe ’belum jadi’ ini dikenal dengan nama tempe mondol. Meski awalnya mungkin lidah Anda terkejut, sebaiknya jangan langsung ’menolak’. Pelan-pelan dan sedikit demi sedikit, cobalah ’berteman’ dengan rasa langu khas dari sausnya.
500 g daging ayam tanpa kulit
Sambal tempe:
200 g tempe mondol, potong-potong
5 buah cabai rawit merah
2 buah cabai merah
3 siung bawang putih
200 ml air
1 sdm kecap manis
Bumbu, haluskan:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 butir kemiri
3 cm jahe
3 cm kunyit
1 sdm biji ketumbar
1 sdt garam
1 sdt merica putih
1 sdt jintan
1 sdt pala
1/ Sambal tempe: Kukus tempe bersama semua cabai dan bawang putih hingga matang. Angkat. Haluskan.
2/ Masak bumbu bersama air dan kecap sambil diaduk hingga rata. Angkat. Sisihkan.
3/ Satai: Baluri bumbu halus ke daging ayam. Diamkan 2 jam.
4/ Bakar di atas bara api hingga matang. Angkat.
5/ Sajikan dengan sambal tempe. (f)
Baca juga:
Tren Tea Blend di Luar Negeri, Indonesia Sedang Menyusul?
Menanam Microgreens Bisa Jadi Hobi Baru
Hwangnam-Ppang, Kue Korea yang Mirip Bakpia Jogja
Trifitria Nuragustina


