Saat ditanya mengenai statusnya yang masih sendiri, tawa keras langsung keluar dari mulut Whulandary. “Alhamdulillah… saya masih single! Tetapi, sebenarnya saya suka sebal juga kalau ada yang bilang, ‘Santai saja’ atau ‘Gampang, pasti nanti kekasih akan datang dengan sendirinya,’” katanya, sambil memasang muka cemberut. Dia pun bercerita, makin banyak prestasi yang dicapai di tingkat nasional dan internasional, ‘pasaran’-nya jadi turun! “Dulu banyak yang mendekati saya, tapi, kok, perlahan-lahan menghilang,” ungkapnya, heran. Akhirnya ia merasa makin kalah langkah dengan sang adik yang akan menikah akhir tahun ini.
“Terkadang saya suka iri dengan pasangan-pasangan yang bermalam Minggu-an. Padahal, saya orangnya juga enggak neko-neko,” tambah Whulandary, sambil tergelak. Memang apa, sih, kriteria kekasih untuk seorang Whulandary, selain tampan tentunya? “Ah, saya malah tidak tertarik pada pria yang ganteng! Saya senang pria yang agak gemuk, tidak perlu setinggi saya, yang penting lucu dan pintar. Carilah pasangan yang membuat Anda banyak tertawa dan sedikit menangis. Itu saja. Kenapa sih, sulit menemukan yang seperti itu?”
Walaupun mengaku sempat gelisah karena belum juga bertemu pasangan sampai sekarang, ia mengaku tidak ingin terlalu mempermasalahkannya. “Mama malah menginginkan saya melanjutkan S-2 di Amerika terlebih dahulu, baru menikah. Daripada menikahi orang yang salah dan gagal, lebih baik tunda dulu,” kata wanita yang tidak menolak untuk dijodohkan ini, lugas.
Rully Larasati


