Sex & Relationship
Tujuan: Kepuasan Bersama

11 Feb 2013


Setelah memahami bahwa wanita setara dengan pria, kita perlu memahami juga bahwa manusia memiliki tahapan gairah. Itu sebabnya, menurut Gedun Chopel, mantan Biksu Tibet, hubungan seksual tidak bisa selalu didominasi oleh pria karena biasanya pria hanya mementingkan kepuasan pribadinya saja. Inti dari semua teknik dan seni bercinta adalah untuk menciptakan kesenangan dari hubungan seksual yang menggairahkan bagi wanita. Maka, jika pria melakukan sebaliknya, ia melanggar hak wanita atas hubungan seksual yang membahagiakan.
   
Hubungan seksual yang hanya memuaskan satu pihak saja melanggar hukum alam karena mengabaikan kebutuhan, keinginan, dan hak dari pihak lainnya. Gairah bercinta yang sempurna tidak hanya memberi kesenangan bagi wanita, tapi juga bagi pria. Karena itu, Chopel menyarankan pasangan suami istri untuk mengetahui seni bercinta yang memunculkan perasaan bahagia.
   
Tujuannya dari seni bercinta ini adalah untuk menstimulasi tubuh dan pikiran dengan memanfaatkan seluruh kesempatan, tanpa batasan. Kita sering tidak menyadari bahwa bagian-bagian tubuh yang jarang disentuh oleh pasangan justru memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi. Beri tahu pasangan Anda tujuh bagian tubuh wanita yang sensitif dan menunggu untuk ia eksplorasi selain payudara dan organ intim kewanitaan, seperti telinga, leher, pipi, ketiak, bibir, paha, dan perut.
   
Sedikit saran nakal dari Chopel untuk pasangan Anda, "Sentuh dan gigit lembut kesembilan bagian tubuh itu. Beri perhatian, apa yang disukai pasangan Anda." Anggap kegiatan bercinta Anda sebagai pertempuran dan Anda memerlukan teknik-teknik khusus untuk memenangkannya. Jadi, jangan ragu untuk membuat suara-suara erotis, menggigit, mencubit, bereksperimen dengan posisi di atas maupun di bawah. Menurutnya, ini sesuai dengan hasrat alamiah manusia.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?