Tips Memilih dan Merawat Kuas Make UpSecara garis besar, kuas untuk riasan terbuat dari dua jenis, yaitu:
- Bulu natural: Bulu natural menyerap pigmen dengan baik, sehingga ketika digunakan untuk membubuhi pewarna, warna akan tampak lebih ‘keluar’. Kuas berbahan natural adalah kuas yang bulunya diambil dari bulu hewan luwak, kambing, musang, tupai, atau kuda poni. Yang paling umum digunakan adalah bulu dari kuda poni karena lebih lembut, kuat, dan padat sehingga cocok untuk aplikasi riasan berbahan bubuk atau powder press (bubuk padat).
- Bulu sintetis: Merupakan bulu buatan yang tidak menyerap pigmen tata rias wajah sehingga mudah dibersihkan. Biasanya terbuat dari bahan nilon atau taklon yang sangat lembut sehingga sangat cocok untuk memperoleh riasan bergradasi lembut. Gunakan untuk mengaplikasikan produk riasan bertekstur basah, seperti krim, cair, mousse, dan gel.
Rawat Kuas Make Up
Agar awet dan higienis, kuas wajib dijaga kebersihannya. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan:
- Cuci kuas minimal 3 bulan sekali untuk menjaga kebersihannya. Kuas yang kotor akan memicu timbulnya jerawat. Basahi kuas dengan air bersih, cuci kuas dengan sampo bayi. Dengan posisi kuas menghadap ke bawah, bilaslah di bawah air mengalir. Ulangi hingga air bilasan tampak bening dan bersih. Peras kuas secara perlahan, letakan mendatar di atas tisu untuk mengeringkan kuas. Cairan pembersih khusus yang dijual oleh beberapa brand kecantikan dapat menjadi pilihan, jika belum sempat mencuci kuas dengan sampo.
- Gunakan brush protector yang berbentuk menyerupai kasa untuk membungkus dan menjaga bentuk bulu kuas.
- Hindari saling bertukar atau meminjamkan kuas. Semprotkan alkohol sebelum menggunakan kuas, bila terpaksa harus meminjam kuas teman Anda. (f)


