Saya menikah dengan adik dari suami kakak saya. Nah, setahun lalu kakak saya bercerai. Perubahan sikap sedikit banyak terjadi antara kakak dan suami saya. Terkadang, suami saya tidak mau menemani saya ke rumah kakak. Saya sebagai tempat curhat kakak saya tentang mantan suaminya jadi agak sulit bersikap. Bagaimana saya menentukan sikap di antara keduanya? Saya ingin semua tetap akrab.
Weni - Jakarta
Menurut Psikolog Irma Makarim, menikah dengan adik dari suami kakak akan menciptakan hubungan yang lebih dekat antara dua keluarga, tetapi kondisi ini kelihatannya berubah ketika kakak Anda berdua berpisah. Memang ini bukan hal yang menyenangkan bagi kedua belah pihak, tetapi tentunya mereka mempunyai alasan sendiri sehingga mengambil keputusan ini.
Sebagai kerabat terdekat, sebaiknya Anda dan suami mengambil sikap bijaksana dalam kemelut rumah tangga kakak Anda berdua. Masalah perceraian kakak adalah masalah pribadi mereka berdua. Mereka pula yang akan bertanggung jawab dan membuat pilihan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka.
Anda dan suami sebagai kerabat terdekatnya, tentu boleh memberikan bantuan, bila diperlukan. Tetapi, sebaiknya menghindari campur tangan dan tidak serta-merta menghakimi salah satu pihak. Biarkan mereka menyelesaikan masalahnya. Jaga agar perceraian kakak tidak berefek negatif terhadap perkawinan dan hubungan Anda berdua.
Kakak mungkin masih menyimpan kekesalan atau duka yang belum terselesaikan, sehingga butuh berbagi kepada orang terdekatnya, yaitu Anda. Tetapi, ingat, ini adalah masalah pribadi kakak, bukan Anda. Tugas utama Anda adalah jadi pendengar yang baik, tanpa berpihak atau ikut menghakimi.
Jangan pula libatkan suami, bila memang tidak dibutuhkan. Bagaimanapun, mantan suami kakak adalah kakak suami sendiri. Anda bukan hanya perlu menjaga hubungan antara kakak dan suami, tapi juga antara Anda dan suami, serta bila memungkinkan hubungan dengan mantan ipar.
Sedangkan Menurut Psikolog Monty Satiadarma, kendala yang Anda alami adalah akibat kerancuan hubungan pasangan hidup dengan hubungan kekeluargaan alami. Konflik yang berujung perceraian kakak Anda mengontaminasi hubungan kakak dengan suami Anda yang merupakan hubungan ipar. Anda ingin bertindak sebagai penengah, dan sikap penengah tidak selalu harus terarah pada perbaikan hubungan. Adakalanya sekadar menjaga agar tidak menimbulkan konflik baru.
Jika ada kesenjangan hubungan di antara mereka tentu hal ini bisa dimengerti. Anda juga tidak bisa memaksakan situasi, agar tidak terjadi konflik. Karena, pada kenyataannya kondisi itu telah dan tengah berlangsung. Anda justru harus berupaya untuk tidak memaksakan kehendak Anda sendiri untuk mengaitkan mereka, melainkan memberikan kesempatan kepada mereka untuk memiliki sikap sendiri, karena mereka juga memiliki hak persepsi, untuk memandang sesuatu dari sudut pandang mereka masing-masing.(f)


