Trending Topic
Tergoda yang Manis

13 Sep 2014


“Suka makan dodol? Atau minum teh hangat dengan gula? Orang Indonesia memang senang sekali makanan manis. Lalu bagaimana caranya supaya tetap sehat?” Pertanyaan Pemimpin Redaksi dan Komunitas femina, Petty S. Fatimah, pagi itu rupanya sama dengan yang ada di benak para peserta acara Sweet Tooth Treat Tooth. Acara ini digelar atas kerja sama Femina & Friends dan Systema Nano, 6 September 2014 di Kempinski Ballroom, Jakarta.
   
Godaan gula memang masalah klasik. Saat sedih, inginnya makan cokelat. Saat senang, merayakannya pun dengan makan kue. Sementara, gula sering kali menjadi kambing hitam dari berbagai masalah kesehatan. Sebutlah, berat badan naik, sakit gigi, sampai yang paling gawat, yaitu obesitas dan diabetes.
   
Menurut Emilia Achmadi, nutritionist dari SEHATI, mindset orang tentang manfaat dan dampak gula terhadap tubuh perlu diperbaiki. Karena pada kenyataannya tubuh kita memang membutuhkan gula dalam dosis tertentu. Jadi, menghindari gula sepenuhnya juga sebetulnya tidak membawa dampak yang baik. “Life is about happiness, joy, and pleasure. Jadi, jangan sampai kita tidak bahagia hanya karena menghindari makan sesuatu,” ujarnya.
   
Hal yang sama juga diamini Prof. drg. Armasastra Bahar, Ph.D, dari FKG Universitas Indonesia. Apa pun yang kita makan dalam prosesnya akan melewati gigi dan diubah menjadi gula. Karena itu, sehari-hari kita memerlukan perawatan gigi dan mulut yang tepat. Salah satunya adalah dengan menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang   bisa menutup lubang-lubang gigi kecil yang tak tampak mata.
   
Sudah mengerti caranya bersahabat dengan yang manis, para peserta pun diajak mencicipi kue legit hasil olahan Talita Setyadi, pastry chef dan pemilik Talita’s Kitchen. Kali ini, Talita mendemokan dua kue Prancis klasik, yaitu Pear Tart Tatin dan Baked Dark Chocolate Tart. Pembuatannya mudah, menikmatinya pun tanpa rasa bersalah!

PRIMARITA S. SMITA
FOTO: GAVIC CAESARIO



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?