Health & Diet
Sumbatan dan Otot Kandung Kemih Lemah

28 Oct 2015


Otot kandung kemih yang lemah atau sumbatan pada saluran di bawah kandung kemih akan menyebabkan kandung kemih sulit untuk kosong sehingga terjadi overflow incontinence, yaitu keluarnya urine secara terus-menerus akibat kandung kemih yang tidak pernah kosong atau selalu penuh. Kandung kemih yang selalu penuh ini lama-kelamaan akan luber karena isinya melebihi kapasitasnya.

Sumbatan saluran kemih dapat disebabkan karena penyempitan uretra, tumor jinak pada uretra, dan pembesaran prostat pada pria. Sedangkan kelemahan otot kandung kemih dapat disebabkan oleh hal lain yang mengganggu sistem saraf ke otot tersebut seperti pada kasus stroke, tumor di otak, parkinson, trauma kepala, trauma tulang belakang, kelainan anatomi tulang belakang sejak lahir, tumor tulang belakang, dan diabetes melitus (gula darah yang tinggi).

Selain itu, konsumsi obat-obatan dapat mengganggu kontraksi otot kandung kemih. Contoh yang sering digunakan adalah pseudoefedrine, zat yang terkandung pada obat influenza.
dr. Harrina E. Rahardjo, SpU, Ph.D, spesialis urologi di Derpatermen Urologi RSCM
mengingatkan, jenis overflow incontinence ini harus segera ditangani. Sebab, kandung kemih yang terus penuh dapat memicu terjadinya infeksi saluran kemih dan ginjal akan bekerja lebih berat karena sulit untuk menurunkan urine ke kandung kemih yang penuh dan bertekanan tinggi. Kalau tidak diobati, akan berisiko terjadinya penurunan fungsi ginjal.

Solusi: Hingga saat ini, obat yang terbukti mampu menguatkan otot-otot kandung kemih memang belum ditemukan. Namun, Anda tidak perlu khawatir, hal ini dapat dicegah dengan mengobati penyakit yang mendasarinya dan menghentikan konsumsi obat-obatan yang diduga menjadi penyebabnya. "Dan bila kelemahan otot sudah terjadi, Anda dapat melakukan latihan otot kandung kemih (bladder training) dengan bantuan dokter spesialis fisik dan rehabilitasi, serta fisioterapi,” terang dr. Harrina. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?