Sudut ruang yang ‘nanggung’ dan tidak terpakai memang persoalan klasik dalam penataan rumah. Ruang sudut bisa tercipta karena beberapa hal. Salah satunya akibat dari perancangan ruang-ruang (floor plan) dan penataan furniture di rumah Anda yang tidak maksimal dipikirkan konsep dan fungsinya.
Kadang-kadang kita tidak menyadari keberadaan sudut-sudut tak terpakai ini. Misalnya, sudut ruang di dapur, ruangan di antara ruang duduk tamu dan ruang duduk keluarga, ruangan dekat tangga, area di bawah jendela, area dekat rak buku, dan sebagainya. Sebenarnya, ruang sudut yang tampak nanggung itu adalah harta karun. Jika bisa mengakalinya lebih berfungsi, Anda akan mendapatkan ruang tambahan yang nyaman sekaligus unik.
Pada saat desainer atau arsitek merancang rumah dan menata perabotan, para ahli ini sering kali berpikir tentang penataan yang simetris, teratur, dan sebanyak mungkin menghasilkan area-area terbuka di antara sofa-sofa, furniture, dan dinding. Bukannya terancang rapi dan letak furniture serta aksesori pada tempatnya, namun sering tercipta ruang sisa di sudut ruangan. Jika tidak dirancang maksimal, akan banyak menimbulkan tumpukan barang dan akhirnya jadi ‘gudang’ terbuka.
Kitchenette
Ruang sudut kecil dekat dapur misalnya, bisa dimanfaatkan untuk area sarapan yang umumnya lebih santai, sementara makan siang atau makan malam formal berlangsung di ruang makan. Di area sarapan ini desainer dapat merancang model kursi dan meja makan ala kitchenette (dapur mungil dengan tempat makan). Kursi makan dibuat semacam bangku built-in dengan dudukan empuk yang dapat menampung sekitar 2-3 orang. Ciptakan bangku built-in berfungsi ganda, selain untuk duduk juga jadi wadah penyimpanan berupa ruang kosong di dalam kotak built-in itu. Dudukan bangku dapat dibuka-tutup untuk mengambil barang sewaktu tidak diduduki. Bila kapasitasnya kurang, letakkan kursi tambahan, bisa menggunakan kursi makan biasa dengan sandaran atau stool. Ruang Sisa Di Jendela
Anda punya jendela yang panjangnya tidak sampai ke lantai, atau paling tidak ada sisa dinding di bawah jendela sekitar 80 -100 cm? Nah, ruang bawah jendela itu bisa Anda kreasikan dengan meletakkan built-in cabinet, meja konsol, atau meja credenza. Meja konsol yang di atasnya ditaruh lampu meja, rangkaian bunga, atau bingkai-bingkai foto mampu menambah estetika ruang sisa di bawah jendela. Jika Anda memilih sebuah meja credenza, dapat menjadi ruang simpan tambahan di sana. Merancang ruang sisa di bawah jendela juga harus memikirkan bentuk gordennya. Pilih model yang simpel dan panjangnya tidak melebihi garis batas bawah jendela. Tirai atau gorden model tarik-gulung ke atas dan ke bawah seperti roman blind juga cocok diterapkan.
Kursi Di Bawah Jendela
Anda lebih condong untuk menciptakan ruang duduk santai? Bangku built-in dengan ruang simpan di dalamnya bisa menjadi pilihan terbaik dengan tambahan bantal-bantal, laci-laci, dan kotak keranjang penyimpan. Bangku built-in ini dapat diletakkan di bawah jendela sebagai tempat bersantai membaca buku/majalah sambil menikmati suasana ruang luar. Bisa juga ditempatkan di sudut ruang berbentuk L sebagai ruang duduk pribadi tambahan. Ruang penerima (foyer) juga bisa dirancang demikian. Lengkapi dengan rak simpan sepatu, payung, dan penggantung jas hujan.Sudut Bermain Anak
Anak Anda akan senang sekali bila disediakan ruangan khusus hanya untuknya, meskipun kecil. Cari ruangan terbuka di sudut ruang dalam rumah yang sekiranya tidak digunakan untuk aktivitas apa pun. Gelar karpet lucu warna-warni, bantal, dan hias sebagian dinding dengan karakter-karakter lucu atau papan tulis untuk anak corat-coret. Buat kotak penyimpan yang aman untuk dibuka-tutup oleh anak sebagai wadah mainannya. Letakkan juga meja kursi untuk anak belajar menulis dan menggambar.


