Kabar kelezatan tongseng dan gulai ayam kampung Dapur Pak Beye membuat femina menyambanginya saat berkunjung ke Yogyakarta. Walau warung ini resmi tutup pukul 21.00 WIB, femina yang kala itu datang pukul 19.30 WIB ditolak masuk karena makanan sudah ludes! Warung ini memang memiliki spesialisasi masakan ayam kampung. Tongseng pun berisi ayam kampung, bukan daging kambing. Bagi penggemar tongseng yang takut ‘rapor’ kolesterolnya merah, tempat ini telah lama menjadi alternatif yang menyenangkan.
Keesokan siang, rasa penasaran femina lekas terobati lewat sajian kesohor ini. Kuah kuning kecokelatan, daging ayam, dan kol yang menyembul dalam kuahnya menggugah mata. Suapan pertama benar-benar juara! Santannya berempah, ditemani tekstur daging ayam kampung yang sedikit liat, terasa pas menggantikan posisi daging kambing.
Gulainya serupa, namun tanpa kehadiran kecap manis dan kol. Yang juga tak biasa, rica balung dan kicik. Walau berarti ‘tulang’, balung yang hadir masih bersalut sedikit daging ayam. Sementara kicik adalah potongan-potongan ayam tanpa tulang. Tercecap rasa manis pada bumbu cabai rawitnya. Rica gaya Yogya.
Lokasi: Jl. Tunjung No.12, Baciro, Yogyakarta.
Telp: 085647026226.
Jam buka: 12.00–21.00 WIB, khusus Jumat 13.00-23.00 WIB.
Harga: Rp13.000-Rp16.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek sebelum bersantap.
Suasana: Warung depan rumah berinterior kayu.
ISYANA ATININGMAS


