Sejak dinyatakan lolos sebagai finalis, Rizkho Maulida Bustomi (19) telah menargetkan diri meraih penghargaan Best Presenting Wajah Femina (WF) 2014. “Saya sangat senang menonton siaran berita di televisi. Saya yakin dapat meraihnya, mengingat saya memiliki bekal tentang public speaking dari beberapa kompetisi yang pernah saya ikuti,” ujar Rizkho.
Motivasi Anda ikut Wajah Femina?
Saran dari teman yang juga alumni WF, Ajeng Vibiandrini dan Yolandra Salsabila. Dari mereka, saya tahu bahwa akan banyak ilmu baru yang akan didapatkan dari WF.
Sejauh mana Anda mengenal dunia presenting dan acting?
Saya tidak pernah belajar tentang presenting. Namun, khusus public speaking, saya pernah mendapatkan pembekalan saat menjadi finalis Remaja Ceria Jakarta Selatan 2011 dan Kang Nong 2014. Saya jadi berani berbicara di depan umum atau di depan kamera. Presenting erat kaitannya dengan siaran berita, jadi saya juga rutin menonton berita. Bukan sekadar melihat penampilan presenter-nya, tetapi juga mengikuti semua perkembangan informasi yang disampaikan.
Ilmu baru yang didapatkan dari Wajah Femina?
Ilmu tentang presenting, MC, dan bertutur kata yang baik dari Ivy Batuta. Selain itu, pembekalan dari Ira Duaty dan Yoyok Budiman, seperti trik berjalan di atas catwalk, cara mengikuti beat, pose yang anggun, posisi tepat agar kaki lebih jenjang saat pemotretan, dan kontrol gerak wajah adalah ilmu baru yang saya dapatkan. Semua menjadi bekal saya meniti karier sebagai presenter dan model.
Siapa idola Anda?
Shahnaz Suhartono dan Marissa Anita. Mereka adalah presenter yang cerdas, menguasai tiap informasi yang disampaikan.
Dulu cita-cita Anda apa?
Ingin menjadi diplomat yang pandai bernegosiasi tentang budaya, ekonomi, dan perdagangan. Dari kecil saya memang suka menonton siaran berita. Senang rasanya saat melihat seorang wanita diplomat diwawancara. Terkesan berwibawa, anggun, dan cerdas.
Apa dukungan keluarga kepada Anda?
Meski kedua orang tua sibuk --Ayah bekerja di bidang hospitality dan ibu pegawai di PT Pos Indonesia-- mereka tetap mendukung aktivitas saya. Secara bergantian mereka mengantar saya ikut casting atau pemotretan naik sepeda motor. Saat mau karantina, Ibu bahkan rela enggak masuk kerja demi menemani saya membeli segala keperluan.
Ada perubahan setelah WF 2014?
Makin banyak jadwal pemotretan dan casting. Saya baru saja lolos menjadi bintang iklan minuman vitamin. Rencananya akan syuting di Bali, Maret nanti, bareng Miss Universe 2014, Paulina Vega. Pembekalan yang saya dapat juga mengubah kehidupan saya, baik dari segi penampilan, sikap dan tutur kata, dan tentu menjadi lebih baik. Di kampus saya jadi terkenal. Tak sedikit senior dan junior yang ingin berkenalan. Mereka bertanya banyak hal tentang WF, mulai dari bagaimana saya bisa lolos hingga
cerita seru selama karantina.
Apa yang ingin Anda lakukan kini?
Saya akan serius dan fokus di dunia presenting. Mendalami ilmu presenting dengan belajar di Talk Inc, serta mengikuti berbagai casting presenter. Ketika nanti pemilihan jurusan di kampus, saya akan mengambil jurusan jurnalistik sebagai bekal menjadi presenter berita.
Apa impian terbesar Anda?
Menjadi presenter berita yang sukses. Ingin memiliki rumah sendiri yang bisa ditempati bersama kedua orang tua saya, Rudi Bustomi (44) dan Asmani (41), serta kedua adik saya, Wardah Nadhifah (15) dan Azzam Ghilwan Sakha (4). Saya juga ingin sekali menyekolahkan adik-adik saya.(DESIYUSMAN MENDROFA)


