Selain aktris dan model, daftar profesi Sandra Dewi bertambah satu, yaitu director of corporate communication sebuah perusahaan properti di Serpong, Tangerang Selatan.“CEO perusahaan properti tersebut mendapat rekomendasi dari beberapa klien yang pernah bekerja sama dengan saya. Menurut mereka, saya memiliki potensi yang cukup baik di bidang marketing. Akhirnya, saya ditawari untuk menduduki posisi ini,” papar Sandra.
Ia menerima jabatan bergengsi ini bukan tanpa pertimbangan matang. Pengalamannya berinvestasi pada properti membuatnya cukup percaya diri bahwa ia bisa menjalani tanggung jawab jabatan ini dengan baik. “Yang menarik tentu saja tantangan untuk meningkatkan angka penjualan. Puji Tuhan, sejauh ini penjualannya sangat baik,” tuturnya, senang.
Properti memang bukan hal baru baginya. Sejak beberapa tahun lalu, ia sudah rajin berinvestasi di sektor ini. Ia sadar betul, profesi aktris yang ia jalani sekarang bukanlah profesi yang dapat bertahan lama. Selagi masih di masa produktif dunia entertainment, ia memilih untuk menginvestasikan uangnya sebaik mungkin. Karena itulah, ia sangat cermat mengelola keuangannya.
Menurut pengakuannya, hanya 10% dari penghasilannya yang ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sisanya, ia investasikan untuk masa depan. “Saya memilih berinvestasi di properti karena kemungkinan ruginya sangat kecil. Dan syukurlah, investasi properti saya sangat menguntungkan,” ungkapnya.
Adik laki-lakinya, Raymond Gunawan, yang memperkenalkan dan memberi pengaruh besar baginya dalam hal ini. “Saya membangun rumah dan resort di Bali yang dikelola oleh adik saya. Selain itu, saya juga suka membeli rumah untuk dijual maupun dikontrakkan kembali,” ujar Sandra, yang mempertimbangkan faktor lokasi, rencana pengembangan, akses, dan developer yang baik dalam memilih properti.
Meski kini sudah memegang jabatan bergengsi, penyuka makanan Jepang dan Korea ini tidak tertarik untuk bekerja kantoran full time dan meninggalkan dunia entertainment. “Saya cinta akting dan mau melakukannya hingga tua! Tapi, saya juga mau menjadi entrepreneur serta sales and marketing person yang andal untuk suatu produk atau perusahaan,” jelasnya, optimistis.
Eka Januwati


