Health & Diet
Saatnya Mendengarkan Bahasa Tubuh!

30 Dec 2014

HAUS TERUS
Anda merasa haus, padahal cuaca adem, Anda pun tak sedang berkeringat. Apa sebabnya? Rasa haus yang muncul secara berkesinambungan ini bisa menandakan banyak hal, seperti reaksi alergi, flu, demam, atau dehidrasi akibat serangan muntaber. Menurut dr. Handrawan, jika keluarga Anda punya riwayat diabetes dan rasa haus itu diikuti tanda-tanda lainnya, seperti banyak makan dan banyak kencing, Anda perlu memeriksakan kadar gula dalam darah. Ini bisa jadi gejala diabetes.
Pada penderita diabetes, gejala selalu merasa haus ini diakibatkan oleh ketidakmampuan ginjal untuk mengembalikan air yang telah disaring ke dalam tubuh karena peningkatan konsentrasi glukosa pada ginjal. Sebaliknya, air itu selanjutnya dibuang bersama urine, sehingga menyebabkan serangan dehidrasi.
Bahayanya, serangan dehidrasi yang mengikuti penyakit diabetes ini, apabila tidak ditangani secara serius bisa menimbulkan serangan sakit kepala, mual, pusing, dan bahkan menyebabkan hilang kesadaran.

TELINGA BERDENGING
Pernahkah Anda dikagetkan oleh dengingan yang muncul tiba-tiba dari dalam telinga? Dengingan di telinga, menurut dr. Handrawan, bisa muncul di kedua telinga, atau salah satu saja, dalam intensitas dengingan sedang hingga tinggi. Ada yang bertahan lama, tapi ada juga yang datang dan pergi. Mereka yang tidak paham hanya menganggapnya sebagai udara yang terperangkap di telinga, lalu melupakannya begitu saja. Padahal, dengingan telinga yang oleh dunia kedokteran dikenal dengan istilah tinnitus ini bisa menandai adanya gangguan fisik yang lebih serius, seperti tekanan darah tinggi atau bisa juga gangguan tiroid.

MULUT TERASA PAHIT

Pernah merasakan yang satu ini? Berbagai permen penyegar tidak mampu mengusir rasa pahit di mulut Anda. Makan apa pun jadi terasa tidak enak. Apa yang sebenarnya hendak disampaikan oleh tubuh Anda?
“Pahit mulut ini dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dysgeusia. Mulut memberikan gradasi sensasi rasa seperti logam, asin, dan pahit. Dysgeusia ini menandakan adanya infeksi, peradangan, atau perlukaan di dalam tubuh Anda,” jelas dr. Handrawan, yang telah menerbitkan 1.500 artikel kesehatan dan 75 buku kesehatan.

KULIT GATAL-GATAL

Tanpa alasan yang jelas Anda sering terganggu oleh rasa gatal di kulit. Masalahnya, tak ada gigitan nyamuk, dan Anda tidak sedang melanggar larangan makanan yang bisa membuat alergi. Bisa jadi rasa gatal ini muncul karena kulit Anda sensitif terhadap debu. Tetapi, bisa juga ini merupakan kode tubuh bahwa fungsi hati atau ginjal Anda tengah mengalami gangguan.
“Yang membedakan, gatal akibat alergi hanya muncul ketika ada pemicunya, seperti perubahan suhu atau tekanan mekanis. Tetapi, gatal akibat penurunan fungsi ginjal dan hati bisa muncul begitu saja tanpa pemicu,” ungkap dr. Handrawan.

Naomi Jayalaksana




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?