Dona Sikoembang/ Bentang Pustaka
Satu kata yang dapat menggambarkan buku ini, motivasi. Kehidupan yang tidak mudah harus dijalani Amonna Permata. Ia membenci status miskin yang membelenggunya dan menghambatnya untuk mewujudkan mimpinya. Ia mengutuk kemiskinan yang membuatnya tidak bisa menambahkan gelar sarjana di belakang namanya. Tapi, hidup bagi Monna tidak boleh berakhir dalam kesuraman. Ia memiliki bentangan hari-hari kehidupan di hadapannya yang menanti untuk ia tapaki. Buku ini mengingatkan kita untuk selalu mengucap syukur atas apa yang kita jalani.


