Rumah-rumah kecil di perkotaan sangat ‘pelit’ lahan terbuka untuk taman atau kebun. Kalaupun ada lahan kosong, tidak jarang malah difungsikan untuk memperluas bangunan. Berkebun dalam pot banyak dilakukan dan hal itu bisa menjadi solusi praktis. Sekarang, ada lagi cara berkebun di lahan sempit yang lebih menarik. Bertanam di atap rumah alias membuat roof garden. Anda perlu campur tangan teknologi untuk sukses berkebun di atap rumah. Tapi, hal itu tidak serumit yang dibayangkan.
Sesuaikan dengan Jenis Atapnya
Teknologi roof garden pertama kali dikembangkan pada tahun 1980-an di Jerman. Kemudian menyebar ke berbagai negara Eropa lainnya, seperti Swedia, Belanda, Italia, Prancis, dan Swiss. Jenis roof garden terbagi atas tiga kriteria yang dapat disesuaikan dengan jenis atap bangunan itu sendiri, yaitu:
1. Extensive
Extensive roof garden menggunakan media tanam setebal 14 cm dan hanya perlu diberi pupuk kompos sebanyak 1 kali setahun. Obat hama harus diberikan tiap 3 bulan sekali. Extensive roof garden cocok untuk luasan lahan atap sempit.
2. Semi-intensive
Semi-intensive roof garden menggunakan media tanam setebal 19 cm dan perlu diberi pupuk kompos sebanyak 2 kali setahun. Obat hama perlu diberikan tiap 1 bulan sekali.
3. Intensive
Intensive roof garden menggunakan media tanam dengan ketebalan di atas 22 cm dan perlu diberi pupuk kompos sebanyak 4 kali setahun. Obat hama perlu diberikan tiap 1 bulan sekali.

Berdasarkan hasil wawancara femina dengan PT Indonesia Green Wall, atap rumah mana pun dapat ‘disulap’ menjadi roof garden, asalkan memenuhi tiga persyaratan utama.
1) Atap rumah dengan dak beton harus memiliki lapisan waterproofing yang bagus dan struktur yang kokoh.
2) Kondisi atap rumah memungkinkan untuk ditambahkan media tanam setebal 14 – 24 cm.
3) Pada atap rumah dapat dibuat lubang-lubang drainase.
Bila Anda kesulitan untuk membuat roof garden sendiri, ada baiknya Anda menyerahkan proses pengerjaannya pada tenaga profesional. Pertama-tama atap rumah Anda akan dicek sudut kemiringannya, untuk selanjutnya dicari tahu tipe perawatan dan jenis tanaman yang cocok. Dalam pengerjaannya, atap rumah akan dilapisi material root barrier untuk mencegah akar tanaman masuk dan merusak struktur atap bangunan. Selanjutnya material dasar diberikan di atasnya, kemudian dilapis kembali dengan media tanam. Pada media tanam inilah Anda dapat menanam beragam tanaman pilihan.


