“Dengan penuh kepercayaan, saya akan menyerahkan takhta pada 30 April kepada anak saya, Willem Alexander,” kata Ratu Belanda, Beatrix, dalam siaran langsung sebuah televisi nasional Belanda, beberapa waktu lalu. Beatrix yang telah menjadi kepala negara sejak 1980, menggantikan ibunya, Ratu Juliana, menjelaskan bahwa ia mengundurkan diri bukan karena tidak sanggup lagi melayani publik. Namun, menurutnya, tanggung jawab atas Belanda seharusnya berada di tangan generasi baru.
“Ia telah menjadi ikon Belanda. Ia selalu hadir dengan energi yang luar biasa dan memberi yang terbaik untuk masyarakat Belanda,” puji Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, kepada Beatrix. Dengan pengunduran diri Beatrix, maka berakhirlah kepemimpinan wanita selama lebih dari 100 tahun di Kerajaan Belanda. Pangeran Willem Alexander akan menjadi Raja Belanda pertama sejak meninggalnya Raja Willem III pada tahun 1890.
MIL


