Trending Topic
Puncak Bahagia Laku Altruis

31 Jul 2013


Mungkin Anda pernah mendengar, ada orang-orang yang rela melakukan apa saja untuk mencari kebahagiaan. Menurut Budhy Munawar-Rachman, dosen Filsafat Islam dari Universitas Paramadina, kebahagiaan sebenarnya sudah ada dalam diri tiap manusia. “Hal yang abadi dalam diri manusia adalah rohnya, sedangkan badan sifatnya tidak abadi. Karena itu, semua agama yang bicara tentang kebahagiaan yang hakiki, itu merujuk kepada kebahagiaan rohani,” ujar Budhy.

Yang menarik, dalam semua agama dan spiritual, semua nilai yang baik dan luhur sudah ada dalam diri manusia. “Manusia itu pada dasarnya baik. Karena itu, kebahagiaan sudah ada dalam dirinya, sehingga tidak perlu kemana-mana mencari kebahagiaan. Mencari kebahagiaan yang sesungguhnya itu adalah mencari ke dalam diri, bukan ke luar.”
Di sinilah agama mengambil peran, yaitu memberitahukan cara-cara untuk mencarinya.  “Dalam hidup rohani kita ada ruang spiritual. Ruang yang jika tidak diisi dengan hal baik, otomatis dia akan terisi dengan hal buruk. Karena, kehidupan kita yang sekarang membawa kita kepada hal yang ‘di luar’. Misalnya, mencari uang, popularitas, nama baik, dan sebagainya,” tegas Budhy.

Karena kita sudah begitu lama hidup dalam kebudayaan seperti ini serta mewarisinya sejak kecil,  kita pun jadi lupa pada sesuatu yang sudah penuh dalam diri kita. Salah satu cara yang diajarkan agama adalah dengan  menghidupkan nilai-nilai kebajikan yang kita punya. Caranya? “Mulai mengingat kembali bahwa kita punya kebaikan dan ruang spiritual. Kebaikan adalah sesuatu yang harus dilatih. Ritual agama merupakan salah satu cara untuk melatih orang,” kata Budhy.

Bila agama dianggap bisa memberikan kebahagiaan terbesar, itu artinya agama harus menghidupkan kebaikan dan kepedulian. “Ada korelasi antara kebahagiaan dan kepedulian. Orang yang tidak peduli kepada orang lain adalah orang yang tidak bahagia. Jadi,  makin  bahagia, artinya dia akan  makin peduli, dan puncaknya adalah hidup altruis, yaitu orang yang hidupnya hanya untuk orang lain. Di semua agama memiliki tradisi ini,” kata Budhy. (f)




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?