Menurut dr. Deby Vinski, AAMS dalam buku Perfect Beauty Anti-Aging, proses penuaan yang terjadi pada manusia dapat dipahami melalui teori radikal bebas yang ditemukan oleh dr. Denham Harman dari University of Nebraska. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya. Akibatnya, molekul radikal tersebut menjadi tidak stabil dan harus mencari elektron lain dari molekul stabil untuk membentuk radikal bebas baru.
Sayangnya, untuk lekas membentuk elektron baru, radikal bebas tersebut sering kali mengambil elektron tidak sehat dari efek metabolisme tubuh dan faktor eksternal, seperti sinar ultraviolet, asap rokok, makanan, dan polutan. Pada umumnya, manusia mendapat serangan 10.000 radikal bebas akibat oksidasi oksigen tiap hari. Apabila jumlah serangan tidak dapat lagi dinetralisasi oleh tubuh, maka hal ini akan memengaruhi proses penuaan sel pada tubuh yang dapat merusak inti sel manusia. Jika berlarut-larut, terjadilah penurunan kemampuan sel, penurunan sistem imunitas, dan penuaan dini.
Pada saat penuaan berlangsung, kulit wajah akan mulai menipis, tampak kering, dan timbul keriput. “Aging adalah sebuah proses alami. Namun, penuaan dini sering kali terjadi apabila seseorang kurang berolahraga, diet dengan cara yang salah, kurang istirahat, stres, minum minuman alkohol, dan merokok. Kulit wajah pun akan mudah mengendur dan volume wajah menyusut,” jelas dr. Olivia Ong, dipl. AAAM (Aesthetician and Anti Aging Specialist).
“Apalagi dengan bertambahnya usia, tulang wajah manusia juga akan mengalami rotasi. Hal ini mengakibatkan cekungan wajah akan makin luas dan bentuk wajah makin mengecil sehingga memperlihatkan perubahan sudut secara signifikan,” imbuhnya lagi.
Oleh sebab itu, anti aging menjadi sebuah solusi jitu yang wajib diperhatikan. Hal ini mencakup deteksi dini, pencegahan, pengobatan, hingga proses perbaikan yang bertujuan untuk menghambat proses penuaan dini agar terhindar dari keluhan atau disfungsi organ dan sel, meskipun usia kita bertambah.
ADINDA TRI WARDHANI


