Health & Diet
Prinsip Keseimbangan Obat Cina

18 Mar 2015


Pengobatan Cina atau Traditional Chinese Medicine (TCM) sudah dikenal luas sejak ribuan tahun lalu. Bukan hanya teknik pengobatannya seperti akupunktur, obat herbanya pun dipercaya banyak orang. Konon, obat yang terbuat dari bahan alami itu cespleng dan tak menimbulkan efek samping.

Berbicara soal produk obat Cina, tak lepas dari teknik pengobatan tradisional Cina yang kompleks, meliputi cara pemeriksaan untuk menemukan penyebab dan berbagai terapi untuk menyembuhkan. Macam terapi yang digunakan pun beragam, mulai dari herba, akupunktur, massage, hingga latihan pernapasan.

Menurut dr. Cinderella Sisilia Indradjaja, MHM, dokter ahli terapi herba dari O Clinic, obat Cina berprinsip mengobati secara sinergis harmonis. Maksudnya, obat itu tak hanya mengobati satu bagian tubuh yang mengalami gangguan, tapi juga bagian-bagian tubuh lain yang berpotensi mengalami gangguan. Hal ini berkat komposisi obat yang terdiri dari beberapa macam tanaman herba.

Obat untuk sakit kepala yang terbuat dari tanaman pegagan, jahe merah, dan lenglengan misalnya, tidak hanya mengobati keluhan sakit kepala, tapi mampu melindungi lambung agar tak terganggu saat menerima obat-obatan. “Obat Cina menawarkan solusi yang lebih aman,” jelas dr. Sisilia.

Obat herba untuk mengatasi nyeri haid misalnya. Obat kimia bersifat menghilangkan nyeri saja. Berbeda dengan obat herba TCM yang tidak hanya menghilangkan nyeri haid, tetapi juga menutrisi dan melancarkan sirkulasi darah di organ kewanitaan. Kemampuan mengobati tubuh secara menyeluruh ini disebabkan komposisi obat yang terdiri dari beberapa macam tanaman herba.

“Dalam ramuan klasik obat Cina umumnya juga sudah ada herba yang mempunyai efek melindungi lambung, seperti buah jujube, akar glycyrrhizae, sehingga obat tersebut dapat diserap dengan baik tanpa menimbulkan efek tidak enak pada lambung.  Dalam hal ini, obat Cina menawarkan formulasi yang lebih komprehensif,” jelas dr. Sisilia.

Prinsip lain yang dijadikan acuan adalah filosofi klasik mengenai keseimbangan antara yin dan yang dalam tubuh seseorang. Bila keduanya tidak berjalan beriringan, maka seseorang akan jatuh sakit. Tugas obat Cina di sini adalah untuk menyeimbangkannya. Tugas lainnya adalah menjaga semua saluran vital dalam tubuh, yang biasa disebut sistem meridian.

Dalam tubuh manusia ada titik-titik meridian yang berhubungan dengan organ penting: lambung, paru-paru, hati, usus, empedu, ginjal, dan kandung kemih. Seluruh titik tersebut semestinya bekerja saling berkesinambungan. “Sama seperti sistem yin dan yang. Jika sistem meridian dalam tubuh seseorang terganggu, maka orang itu akan sakit,” jelasnya.

Dengan kompleksitas seperti itu, TCM pun tidak sesederhana menggodok aneka herba  dan meneguknya tanpa disertai pengetahuan yang luas tentang TCM. Karena itu, jika ingin menggunakan obat Cina, berkonsultasilah kepada orang yang ahli.

RIZKA AZIZAH



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?