Trending Topic
Perspektif Peran dalam Keluarga

29 Apr 2014


Keluarga masa kini menghadapi banyak tantangan. Ancaman pornografi, eksploitasi, trafficking, hingga kekerasan fisik dan seksual yang mengintai setiap waktu harus dihindari dengan membangun benteng ketahanan keluarga yang kuat. Ketahanan keluarga yang kuat dapat dimulai dari membangun ketahanan diri anak sejak dini melalui peran pengasuhan anak yang seimbang dari kedua orang tua.

"Anggapan bahwa ibu adalah pengasuh utama anak, sedangkan ayah berperan sebagai pencari nafkah harus diubah. Peran ayah dalam pengasuhan anak sama pentingnya dengan peran ibu," tegas Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Linda Amalia Sari Gumelar dalam diskusi Wanita Bicara, Berbagi Inspirasi, Menyuarakan Aspirasi yang diadakan Femina, Selasa (29/4) di Jakarta. Linda menambahkan, informasi tentang pentingnya fungsi fathering atau peran serta ayah dalam pengasuhan anak harus diusahakan karena masih sangat sedikit. Salah satunya dengan mendorong gerakan para ayah mendukung istri menjalani program ASI eksklusif.

Di kesempatan yang sama, Anies Baswedan, Pendiri Yayasan Indonesia Mengajar menyepakati bahwa perspektif peran yang sejajar ini sangat penting untuk membangun keluarga yang tangguh di era modern. "Konsep pembagian peran antara ayah dan ibu dalam keluarga harus setara. Bukan hanya dari sisi perempuan yang kini turut bekerja menjadi pencari nafkah, tapi juga para suami harus punya keinginan lebih aktif dalam membantu tugas istri di rumah," papar Anies. Namun, jangan lupa, keselarasan pembagian peran antara ayah dan ibu dalam keluarga juga harus disertai dengan penghargaan pada peran masing-masing.

Pemahaman tentang kesetaraan gender dalam berbagai isu pembangunan menjadi sorotan penting dalam diskusi panel, Wanita Bicara, yang diselenggarakan Femina sebagai bagian dari perayaan Hari Kartini 2014 dan dihadiri sekitar 300 wanita karier dan wanita wirausaha yang tergabung dalam komunitas Femina.

Sejumlah panelis wanita top eksekutif dan penggerak komunitas di tanah air turut berbagi pengalaman dalam mengatasi tantangan dalam profesi mereka, di antaranya: dr. Andi Nafsiah Walinono Mboi, SpA, M.P.H (Menteri Kesehatan RI), Anis Hidayah (Direktur Eksekutif Migrant Care), Puan Maharani (Politikus & Anggota DPR RI),  Nia Dinata (sutradara dan produser film), Eka Sari Lorena (Presiden Lorena Group), Helianti Hilman (Pendiri & CEO Javara Indonesia), Najwa Shihab (Deputy Editor in Chief Metro TV) dan Nining W. Pernama (Managing Director Tupperware Indonesia).

Woro Hartari Trianti/RW
Foto: WHT

Baca juga:
Teriakan Lantang Perempuan Indonesia #wanitabicara





 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?