Meski pernah berujar kepada publik tidak akan menikah, nyatanya, Zoe Saldana (36) bertekuk lutut pada pria romantis asal Italia ini. Bagi Zoe, kekuatan cintalah yang akhirnya membawa hatinya berlabuh pada Marco Perego (35). Bersama Marco, Zoe mengaku menemukan jawaban hidup yang selama ini ia cari.
Pernikahan Rahasia
Cinta sejati datang pada saat yang tepat. Ungkapan itu sepertinya pas menggambarkan kisah cinta Zoe dan Marco. Meski hanya berpacaran dalam hitungan bulan, namun keduanya sepakat untuk mengikat janji suci.
Kota London menjadi saksi pernikahan mereka yang dilangsungkan bulan Juli 2013 lalu, ketika bunga-bunga musim panas bermekaran. Mereka mengadakan upacara tertutup, hanya keluarga dekat dan beberapa sahabat yang hadir menyaksikan kebahagiaan pasangan ini. “Pesta pernikahan itu kecil tetapi sangat romantis dan cantik,” ujar salah satu undangan kepada US Weekly. “Zoe terlihat penuh bahagia. Marco pria dengan energi positif, yang bisa menerima konsekuensi popularitas Zoe,” tambah sumber tersebut.
Hanya selang beberapa saat dari berita pernikahan mereka, Marco dan Zoe terlihat berjalan beriringan keluar dari sebuah klub mengenakan cincin emas di jari manis masing-masing. Seakan ingin mengabarkan pada dunia tentang kebahagiaan yang tengah mereka rasakan.
Kedekatan Zoe dan Marco mulai terendus media ketika mereka berciuman di depan publik saat after party pemutaran perdana film Startrek Into Darkness, Mei 2013 lalu. Namun keduanya menyangkal ada hubungan spesial diantara mereka. “Kami hanya berteman biasa,” ujar Zoe pada People. Hubungan mereka pun kian hari kian dekat. Pada bulan yang sama, pasangan ini dikabarkan berlibur di pulau Capri, Italia.
Meski bukan hubungan yang kontrovesial, tapi banyak orang bertanya-tanya mengapa Zoe berani menikah hanya dengan melewati masa pacaran yang bisa .
“Saya sudah mengenal Marco sejak lima tahun lalu, saya tahu pekerjaannya, saya kenal pribadinya. Kemudian kami pacaran, dan membuat keputusan yang di luar bayangan kami sebelumnya, yaitu menikah” ujar Zoe.
Zoe tak menyesali keputusannya. Ia bersyukur dekat dengan Marco ketika ia sedang menikmati masa-masa indah dalam hidupnya. Karena bersama sang suami, ia menemukan jawaban dari apa yang ia cari selama ini.
Tak banyak orang tahu akan kehidupan Marco, mantan pemain bola Italia yang punya karier cemerlang di era tahun 2000-an, saat dia berusia 21 tahun. Di lapangan hijau, ia dikenal dengan julukan ‘Pirate Perego’ karena rambutnya yang gondrong mirip aktor Johny Depp saat berperan sebagai Jack Sparrow di film Pirates of Carribean. Akibat cedera lutut yang dialaminya saat bertanding, Marco harus rela mengakhiri profesinya sebagai atlet. Ia kemudian bermigrasi ke Amerika Serikat untuk mengejar karier sebagai seniman.
Sayangnya, kenyataan tak seindah harapan. “Pertama kali datang di Amerika, saya tinggal di daerah Spanish Harlem, tanpa uang. Saya pun harus bekerja sebagai pencuci piring di restoran untuk bertahan hidup ” ujar Marco pada New York Observer.
Hingga kemudian nasib mempertemukannya dengan Gilda Moratti, anak seorang pengusaha minyak, sebagai pembeli pertama lukisan hasil karyanya. Sejak itu, kehidupannya berubah total, namanya sebagai seorang pelukis berbakat mulai diperbincangkan pengamat seni. Bahkan pada pameran pertamanya, enam tahun lalu di New York, Marco langsung sukses masuk daftar seniman papan atas Amerika Serikat.
Lantas, apa yang membuat bintang superseksi pemeran Neytiri film Avatar ini jatuh hati pada sosok Marco? Secara blak-blakan, Zoe mengatakan suaminya adalah pria romantis. Ia merasa tersanjung ketika Marco memutuskan untuk menato salah satu lengannya dengan gambar wajah Zoe. Gara-gara keromantisan Marco ini, Zoe pun berani melanggar janji pada diri sendiri untuk tidak menikah. Marco mampu mengubah pandangannya tentang kekuatan cinta dan ide pernikahan.
“Menikah adalah keputusan bersama. Lagipula, saya tak ingin anak-anak tumbuh dalam keluarga yang tidak lengkap,” jelas mantan penari ballet yang saat ini.(DAR)


