Ini yang Anda perlu tahu soal gula.- Pada seseorang yang kondisi kesehatannya normal, konsumsi gula yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 20% total kalori sehari. Bila kebutuhan 1.500 kkal, maka kandungan gulanya tidak lebih dari 300 kkal. Bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi gula melebihi 10% dari total kalori per hari. Jika sehari butuh 1.500 kkal, maka dari gula tidak lebih dari 150 kkal (setara dengan 9 sendok teh gula).
- Anda bisa mengganti gula pasir dengan stevia yang berasal dari tumbuhan. Ini relatif aman sebagai pemanis dan kalori rendah. Alternatif lain adalah madu yang mengandung beepollen yang lebih rendah indeks glikemiknya ketimbang gula pasir biasa, sehingga lebih lambat diubah menjadi gula darah.
- Indeks glikemik (GI) adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah. Skala yang digunakan adalah 0-100. Indeks glikemik disebut rendah jika berada di skala kurang dari 50, sedang jika nilainya 50-70, dan tinggi jika angkanya di atas 70. Makanan yang tinggi indeks glikemiknya harus dihindari penderita penyakit diabetes karena membuat lonjakan kadar gula darah, sementara insulin yang dihasilkan tubuh tidak mencukupi. Ini bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah mendadak, bahkan pingsan. GI gula pasir sekitar 60.
- Label reduced sugar bukan berarti bebas gula, tapi kadarnya lebih rendah dibanding produk sejenis lain. Bahkan, sugar-free dan sugarless berarti masih ada kurang dari 0,5 g gula per sajian. Label unsweetened baru berarti sama sekali tidak ditambahkan gula atau pemanis sintetis. Jadi, jangan terkecoh. (f)


