Career
Nilai Karier Anda

12 Apr 1900

Bekerja di bidang SDM memberikan banyak kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan banyak orang. Jam kerja dan job desc yang jelas membuat Anda punya banyak waktu untuk keluarga karena tidak perlu sering-sering lembur.

Menurut psikolog Roslina Verauli kepuasan wanita dalam pekerjaan karena mendapat kepercayaan penuh dari perusahaan untuk pengembangan SDM di kantornya, serta rasa senang karena para karyawan itu mengalami kemajuan. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki nilai intrinsik kontribusi terhadap lingkungannya.

Kesempatan yang didapatnya untuk terus belajar sehingga memperkaya pengetahuannya, merupakan bentuk pemenuhan nilai pencapaian. Hal-hal tersebut juga memenuhi nilai ekstrinsik work content (kreativitas) yang ia rasa penting. Sedangkan  jam kerja dan job desc yang jelas, yang membuatnya bisa pulang tepat waktu untuk bermain dengan buah hatinya, menunjukkan bahwa nilai ekstrinsik work environment (benefit) penting baginya.

Mungkin berbeda cerita apabila saat ini Anda merasa karier yang dijalani bukanlah passion Anda. Namun Anda takut untuk membangun bisnis yang sesuai passion karena akan memengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.

Di sini ada dua nilai intrinsik yang ia anggap penting dan membuatnya puas dengan kariernya: prestasi (tantangan dan persaingan yang tinggi) dan status (apresiasi dan reward yang diberikan oleh perusahaan terhadap prestasinya). Dari sisi nilai ekstrinsik, reward itu memenuhi nilai work environment (gaji dan benefit). Tapi, kegalauan yang mengusiknya akibat keinginan untuk menjalani passion pribadi bisa jadi menunjukkan bahwa nilai intrinsik status dan nilai ekstrinsik work environment (gaji)-lah yang membuatnya bertahan di kariernya saat ini. Padahal, sesungguhnya, nilai pencapaian dan kontribusi terhadap lingkungan lebih penting baginya (dengan menjadi pengusaha, ia bisa menyediakan lapangan pekerjaan). Namun, statusnya sebagai orang tua tunggal membuatnya mengabaikan hal itu.

Peralihan profesi karena perhitungan materi memang kerap terjadi. Namun setelah dijalani, birokrasi perusahaan membuat kita merasa tidak bisa melakukan banyak hal. Semua yang dilakukan semata-mata untuk kepentingan perusahaan. Sehingga bekerja hanyalah semata-mata mencari penghasilan tanpa kenikmatan berkarya.

Ilustrasi ini menganggap nilai intrinsik kontribusi terhadap masyarakat sangat penting. Tak heran jika ia kehilangan jiwanya saat bekerja di pekerjaan yang sekarang.  Nilai ekstrinsik work environment berupa gaji yang besar rupanya tidak bisa menggantikan nilai intrinsik yang tak bisa ia penuhi di pekerjaannya yang sekarang.

Setelah menemukan nilai-nilai yang penting dalam kehidupan dan karier Anda, cobalah jawab tiga pertanyaan berikut ini:
  1. Seandainya Anda meninggalkan pekerjaan Anda saat ini, hal apa yang akan membuat Anda merasa kehilangan? Mengapa?
  2. Pekerjaan terbaik yang pernah Anda lakukan? Mengapa?
  3. Sebutkan, kapan Anda merasa sangat bersemangat untuk bekerja? Mengapa?
Ketiga pertanyaan itu bisa membantu Anda menentukan prioritas jika Anda memiliki beberapa nilai yang Anda anggap penting dan nilai tersebut saling bertentangan, atau tidak bisa Anda dapatkan sekaligus di pekerjaan Anda yang sekarang.
   
“Membuat pilihan memang tidak mudah. Tapi, dengan memahami nilai-nilai yang Anda anggap penting dalam karier, Anda bisa tahu hal apa yang akan membuat Anda puas, sehingga Anda termotivasi dan bisa mengembangkan karier Anda menjadi lebih baik. Anda juga bisa menentukan arah karier yang lebih sesuai dengan nilai-nilai yang Anda pegang, sehingga Anda bisa meminimalkan dilema dalam karier,” saran Vera.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?