Tahun 2012, Kylie Minogue (45) merayakan seperempat abad kiprahnya di industri musik dengan rangkaian perayaan bertajuk K25. “Bagaimana seorang bintang opera sabun Neighbours yang bertubuh kecil dan tidak gaya di Melbourne, Australia, dengan kemampuan vokalnya yang masih diragukan itu, kini menjadi bintang pop dunia?” tulis The Sunday Morning Herald (SMH).
Kunci sukses Kylie dipercaya terletak pada kemampuannya mengeksplorasi dan menghadirkan diri dalam tampilan yang selalu baru dari masa ke masa. Sepanjang kariernya, Kylie memilih para fotografer yang mampu mengekspos wajah dan tubuhnya dengan kemasan dan sisi berbeda.
Ia memikirkan baik-baik konsep pemotretan, pakaian yang dikenakan, riasan wajah dan rambut. Foto-foto ini kemudian tampil di berbagai majalah di seluruh dunia dan menarik berbagai kelompok pembaca yang berbeda. Mulai dari tampilan ala albino di Elle, tampilan yang lebih modern dalam The Face, hingga ke tampilan yang lebih tradisional elegan dalam Vogue dan Vanity Fair.
Pengarah gaya William Baker menyebutnya sebagai strategi yang membuat Kylie dengan cepat berada di puncak budaya pop Eropa, dibanding penyanyi pop lain yang hanya berkonsentrasi pada penjualan album. Fabulous Magazine menyebutnya sebagai Master of Reinvention.
Pada November 2006, Larissa Dubecki dari The Age, juga memberinya nama Mother of Reinvention. “Selebritas tak dapat bertahan hanya di satu area. Ia harus bergerak atau mati. Sejak semula Kylie telah mengetahui itu dan mengadopsi berbagai identitas,” kata Larissa.
Kepada SMH, Kylie mengakuinya, “Saya sangat suka merancang gaya baru, seperti merencanakan langkah saya selanjutnya. Jika Anda adalah bagian dari sebuah perusahaan rekaman, Anda adalah sebuah produk dan Anda harus menjual produk itu. Tapi, sebagai produk bukan berarti Anda tak perlu menjadi kreatif dan ikut menentukan apa yang akan atau tidak akan Anda lakukan, dan ke mana Anda harus pergi.”
Tahun 1993, fotografer Bern Stern, yang terkenal karena potret Marilyn Monroe yang ia buat, mengungkap bahwa Kylie memiliki kesamaan sisi erotis seperti yang dimiliki Monroe. Namun, sepanjang kariernya, Kylie lebih sering diidentikkan dengan Madonna (55). Rolling Stone menulis, “Seperti Madonna, Kylie bukan penyanyi dengan teknik vokal mengagumkan, tapi ia adalah seorang pencipta tren.”
Soal itu, Kylie berpendapat, “Saya memang mengagumi Madonna. Tapi ia membuat artis pop seperti saya dalam kesulitan karena ia telah melakukan semua hal yang dibutuhkan semua penyanyi pop untuk terus bertahan. Jika Madonna adalah Queen of Pop, saya cukup senang menjadi Princess of Pop,” katanya.
Seperti Monroe dan Madonna, Kylie juga dengan sadar mengeksplorasi sisi erotisnya. Penampilan provokatif Kylie dengan hotpants dalam single-nya, Spinning Around (2000), yang ada di album Light Years seakan menjadi pengukuhannya sebagai simbol seks sekaligus permulaannya mengembangkan genre musik disko. Media kemudian melabelinya dengan nama SexKylie, yang seakan berlanjut menjadi identitasnya dalam videoklip-videoklip berikutnya.
Karier Kylie sempat terhenti ketika tahun 2005, di usia 36, di tengah perjalanan konser Showgirl, ia didiagnosis mengidap kanker payudara yang memaksanya membatalkan tur. Kylie menjalani operasi pada 21 Mei 2005 sekaligus kemoterapi.
Berbagai dukungan datang, termasuk dari Madonna. “Kylie adalah artis yang sangat berbakat. Saya percaya ia akan berjuang dan memenangkan pertarungan ini,” ujar si Material Girl, menenangkan Kylie.
Dalam masa penyembuhan, ia menulis buku cerita anak, The Showgirl Princess, yang diterbitkan tahun 2006, bersamaan dengan peluncuran parfumnya, Darling. “Saya menjadi merasa sangat dekat dengan penderita kanker dan saya terus menyemangati mereka agar bisa melalui semua pengobatan,” ungkap Kylie, yang kemudian terus mengampanyekan bahaya kanker payudara.
Selama perjuangannya melawan kanker, kekasihnya Olivier Martinez setia menemani. Hubungan mereka justru kandas, setelah Kylie sembuh. Meski begitu Kylie hampir selalu berteman baik dengan semua mantan kekasihnya.
Penyakit yang dideritanya kemudian memunculkan Kylie Effect, yang menginspirasi perempuan di seluruh dunia untuk memperhatikan kesehatan payudara mereka. Di usia 42, Maret 2010, saat merayakan 5 tahun bebas dari kanker, ia disebut sebagai selebritas paling berpengaruh di Inggris, tempatnya tinggal, setelah di tahun-tahun sebelumnya meraih berbagai penghargaan seperti Grammy Awards, Brit Awards, Order of the British Empire.
Ia hampir selalu berteman baik dengan semua mantan kekasihnya. Kini, Kylie menjadi wanita yang tidak pernah menikah ataupun memiliki anak. “Saya bahagia dan tanpa penyesalan. Saya tidak suka diberi tahu apa yang harus saya lakukan. Saya suka menjalin hubungan, tapi saya juga mencintai kebebasan saya,” kata Kylie, yang tahun lalu baru saja mengakhiri hubungannya dengan model Andres Velencoso (36).
Kini, di usia 45, 20 Maret lalu, ia membuat gebrakan baru dengan meluncurkan video sexercise di Youtube yang menampilkan serangkaian latihan yang ia lakukan untuk meningkatkan performa di atas ranjang. Keesokan harinya, ia meluncurkan situs Sexercize.tv.
Rahasianya tetap cantik dan seksi di usia 45, sederhana. Ia tak pernah keluar rumah tanpa sunblock, tak pernah lupa mengoleskan krim malam, dan tak alpa membersihkan wajah di malam hari. “Saya biasa menyantap roti bakar dengan almond atau selai kacang. Setelah itu, sedikit kiwi dan blueberry. Lalu ikan panggang dan sayuran untuk makan siang. Malamnya, saya suka menyantap salad tuna. Oya, saya kecanduan makanan Spanyol. Lebih sehat dan segar,” kata wanita yang gemar melakukan pilates ini.
Dalam hal penampilan, ia mengaku cerewet pada make up artist yang merias dan menata rambutnya. “Jika tidak suka pada tata riasnya, saya langsung bilang saja,” ujar Kylie, yang tahun ini baru saja meluncurkan album ke-12-nya, Kiss Me Once, dan akan muncul sebagai juri seri ke-3 The Voice UK dan Australia. (f)


