Tiap pebisnis pasti punya tujuan berbeda kala mendirikan restoran impiannya. Sekadar menyalurkan hobi atau hanya mencari keuntungan. Sementara Vrij merangkum keduanya. Lewat konsep pop up restaurant, Vrij berada tempat pertamanya di Bintaro Exchange Mall (21 Agustus-10 September 2014). “Setelah itu, kami akan berkeliling di beberapa mal ibu kota yang dekat dengan kaum urban,” papar Astrid Maharani, Manajer Pemasaran Vrij. Vrij – dalam bahasa Belanda berarti bebas – membawa misi untuk menjadikan Vrij sebagai wadah bagi para pencinta kuliner yang ingin terjun ke dapur komersial.
Tak heran bila tim masaknya kebanyakan adalah para pemasak pemula. Meski begitu, bukan berarti kualitas makanannya tidak jempolan. Karena para calon chef profesional ini tetap melalui proses seleksi ketat di bawah bimbingan chef Lucky Andriono (juara Masterchef Indonesia musim pertama).
“Bukan hanya sekadar bisa masak, mereka juga dilatih tentang manajemen restoran, agar tidak canggung ketika sudah memegang kendali restorannya sendiri,” cerita Lucky.
Selain untuk pemasak, keunikan juga akan didapatkan oleh tamu. Bukan hanya mencicip makanan, tapi tamu juga bisa mendapatkan resep dari makanan yang dipesan. Sehingga para calon koki harus bersedia bila resep andalannya diterbitkan dan di bagi ke tamu restoran.
Pilihan ada di tangan Anda! Ingin icip-icip sebagai tamu restoran atau menerima tantangan dan belajar bersama dalam restoran Vrij? Kirim surel ke dini.vrij@gmail.com, siapa tahu impian Anda tercapai.
THEOFILIA VIYOSHI


