Benedict bertemu dengan Sophie enam tahun silam, ketika keduanya bermain film bareng di film Burlesque Fairytales (2009). Inilah film bergenre thriller yang mengangkat kehidupan teater London di tahun 1930-an. Sepanjang karier, Sophie lebih banyak membintangi serial televisi. Mungkin film yang dibintangi Sophie tercatat hanya 2, yakni Vanity Fair (2004), dan Burlesque Fairytales.
Di luar akting, sesungguhnya Sophie adalah sosok multitalenta. Pernah menjadi model di masa remajanya, ia juga pernah merilis album musik opera bersama Guy Chambers. Namun, Sophie lebih dikenal kiprahnya di dunia seni, sebagai sutradara teater, opera, dan seni pertunjukan. Di usia 29 tahun, Sophie pernah mendapatkan penghargaan Samuel Beckett Award untuk penulisan dan penyutradaraan teater, The Terrific Electric.
Wanita yang pernah belajar Bahasa Prancis dan Italia di Oxford University, mendalami teater di L'École Internationale de Théâtre Jacques Lecoq, Paris. Di Oxford pula, Sophie pernah berpacaran dengan seniman pematung, Conrad Shawcross. Keduanya sempat disebut-sebut sebagai pasangan seniman ter-hip di London sebelum akhirnya hubungan mereka kandas di tahun 2010.
Sementara, Benedict menghabiskan masa remaja di asrama pria. Lulusan sekolah drama dari University of Manchester ini sempat menjalin hubungan asmara yang bertahan hingga 12 tahun dengan aktris dan penulis asal Inggris, Olivia Poulet. Setelah putus dari Olivia, Benedict sempat berganti-ganti kekasih, tapi hubungannya tak pernah bertahan lama.
Benedict adalah tipikal pria yang merindukan kisah cinta bak dongeng, happily ever after. Dalam beberapa wawancara, ia selalu terbuka menyebut, menginginkan menikah dan punya anak. Sebelumnya, ia sempat menyebut punya target menikah di usia 32. “Saya sering dihakimi, orang melihat semua kegagalan dari setiap hubungan asmara itu karena kesalahan saya,” kenang Benedict, yang akhirnya memutuskan menyerah ketika ditanya tentang pernikahan.
Di kesempatan lain, Benedict pernah mengatakan, “Ibarat bertanding tenis ganda, perlu ada kerja sama yang baik dari dua pihak, jika ingin menjadi partner dalam waktu yang lama,” ujar pemeran Richard III di serial The Hollow Crown, ini.
Makanya, bisa dimaklumi jika Benedict memilih untuk merahasiakan hubungannya dengan Sophie. Keduanya juga tak pernah mengekspos kemesraan setelah pertunangan. Januari lalu, pasangan ini membagi kebahagiaan mereka kepada publik, dengan mengumumkan kehamilan Sophie. Tahun ini akan menjadi tahun yang besar bagi Benedict dan Sophie, karena mereka akan segera menjadi orang tua, namun tetap saja keduanya bungkam soal rencana pernikahan.
Betul-betul menjadi kejutan bagi publik, ketika di hari Valentine beberapa foto-foto momen istimewa pernikahan mereka yang di-post di akun Instagram mereka berdua @benophiedaily, tersebar di media sosial. Media pun geger memberitakan pernikahan mereka.
Tempat yang mereka pilih adalah sebuah pulau kecil yang jauhnya 3 jam dari London, Isle of Wight. Pernikahan itu dilangsungkan di gereja St. Peter and St. Paul's yang berdiri sejak abad 12. Lokasi resepsi berlangsung di sebuah rumah perkebunan berusia ratusan tahun, Mottistone Manor. Sophie disebut-sebut masih ada hubungan kerabat dengan Lord Mottistone, pemilik lama rumah tersebut.
Penduduk lokal terkejut dengan berlangsungnya pernikahan sang aktor di kota kecil mereka. Tahu-tahu, jalanan ditutup untuk acara yang hanya dihadiri kurang dari 100 undangan, kerabat dan sahabat dekat. Antara lain, kedua orang tua Benedict, Wanda Ventham dan Timothy Carlton, Tom Hiddleston, Martin Freeman, Andrew Scott, Tobias Menzies, dan Robert Rinder. Hiddleston disinyalir yang menjadi bestman.
Tak berlama-lama di pulau, dua hari setelah pernikahan, keduanya sudah terlihat di bandara Heathrow, untuk menuju ke Los Angeles. Benedict harus segera bersiap-siap untuk Oscar, yang jatuh pada 22 Februari. Perannya sebagai Alan Turing, ahli matematika pemecah kode di masa perang dunia II, di film The Imitation Game, diganjar masuk nominasi Best Actor. Aktingnya sebagai Alan Turing tetaplah sebuah pencapaian tersendiri, meski untuk itu, ia harus kalah dari Eddie Redmayne, yang memerankan Stephen Hawking di film The Theory of Everything, yang berhasil menyabet penghargaan sebagai pemenang Best Actor di ajang Academy Awards 2015. (f)


