Risiko:
Selain kuku jadi jelek, kebiasaan menggigit kuku menjadi sarana transfer virus influenza atau bakteri penyebab sakit perut. Beberapa penelitian mengaitkan kebiasaan menggigit kuku dengan gangguan kejiwaan obsesif kompulsif. Ganguan ini merupakan salah satu bentuk gangguan kecemasan yang menjebak seseorang dalam kebiasaan untuk melakukan suatu aktivitas berulang demi meredam kecemasannya.
Saran:
Untuk menghentikan kebiasaan ini, hindari pemicunya. Rutin memotong kuku dan senantiasa menjaga kebersihan kuku, merupakan salah satu cara agar terhindar dari risiko terpapar kuman yang bersarang di ujung kuku. Anda juga bisa menyibukkan fungsi mulut atau tangan dengan aktivitas lain yang lebih sehat seperti bermain alat musik atau mengunyah permen karet, Ini cukup efektif untuk mengalihkan dorongan psikis untuk menggigiti kuku.
DARIA RANI GUMULYA




