Secara teoretis, semua jenis makanan sebenarnya berpotensi menyebabkan alergi. Kendati demikian, ada beberapa jenis makanan yang menurut dr. Mustopo Widjaja dari Klinik Asma dan Alergi dr. Indrajana, Jakarta, dapat memicu reaksi alergi dalam diri seseorang. Berikut ini 8 jenis makanan yang paling umum menyebabkan timbulnya alergi.- Kacang tanah. Kacang-kacangan banyak ditemukan di banyak makanan dan kudapan, khususnya cokelat. Waspada juga terhadap bahan makanan seperti peanut butter dan minyak kacang yang juga bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Orang dengan alergi terhadap kacang tanah sebaiknya menghindari jenis makanan ini.
- Kacang pohon. Adapun makanan yang tergolong dalam kacang pohon adalah walnuts, hazelnuts, kacang badam, kacang mete, macadamia, dan lain-lain. Waspada pula pada saus barbecue dan sereal yang terkadang menggunakan kacang pohon sebagai bahan dasarnya.
- Susu. Alergi susu secara potensial menyebabkan reaksi yang mematikan. Meski begitu, alergi pada produk-produk susu ini banyak terjadi pada anak-anak, terutama dalam kurun waktu enam bulan pertama, di masa tumbuh kembang sejak ia lahir. Adapun jenis-jenis makanan mengandung susu yang memicu reaksi alergi yaitu susu, keju, krim susu, puding, hingga yoghurt.
- Ikan-ikanan. Beberapa jenis ikan, seperti tuna, salmon, ikan cod, ikan lele hingga ikan kembung sanggup memicu reaksi alergi dengan cepat, terutama pada tubuh mereka yang memang mengalami alergi pada jenis makanan ini. Waspada juga dengan jenis makanan lain yang mengandung ikan, seperti minyak ikan atau kue ikan.
- Gluten. Jenis makanan ini mengandung banyak jenis protein yang dapat mengaktivasi sistem imun dalam tubuh seseorang, terutama pada penderita alergi. Mengingat kandungan gluten banyak dijumpai pada makanan seperti sereal, tepung, kue, pasta, hingga roti, pengidap alergi gluten harus bersikap selektif memilih makanan.
- Telur. Jenis makanan seperti mayones, roti, marshmallow, dan es krim mengandung telur. Jika Anda memiliki alergi terhadap jenis makanan ini, periksa dulu label kemasan makanan agar apakah mengandung kacang-kacangan atau tidak.
- Kedelai. Memang tak mudah menghindari jenis makanan ini, mengingat kedelai merupakan bahan utama sebagian besar makanan olahan. Namun, bukan berarti Anda tak bisa menghafalkan jenis makanan yang patut dihindari. Susu kedelai, tahu, tempe, dan kecap adalah jenis makanan yang sebaiknya tidak Anda konsumsi.
- Hewan laut bercangkang (shellfish). Serupa dengan alergi pada ikan, para pengidap alergi jenis makanan ini perlu berhati-hati dengan hewan laut bercangkang, seperti kepiting, udang, remis, lobster, hingga tiram. Waspada juga dengan makanan olahan lain yang mengandung shellfish, seperti terasi udang. (f)


