Celebrity
Lisa Marie Presley: Memilih Blues

30 Sep 2012


“No longer elated, now you’re frustrated, you ain’s seen nothing yet. You can think that I’m evil and I’m off the rails, you ain’s seen nothing yet.” Single terbaru Lisa, You Ain’t Seen Nothing Yet, mengalun indah di panggung American Idol Top 3 Result Show beberapa bulan lalu.

Di situ, Lisa menjadi salah satu bintang tamu. Karakter vokalnya yang berat diiringi musik blues yang mendayu-dayu membuat penonton terbuai. Tak ada bayang-bayang musik Elvis sama sekali dalam single terbarunya itu. Hanya hidung dan mata Lisa yang mengingatkan kita pada legenda musik dunia tersebut.

“Saya benar-benar menemukan kebebasan menjadi diri sendiri di album ini,” ungkap Lisa, tersenyum. Ia merasa lepas dari beban untuk memenuhi harapan orang-orang. Sebab, dalam album pertama dan kedua, Lisa didorong untuk menjadi bintang pop. “Saya mencoba menulis lagu seperti yang mereka inginkan dan itu membuat saya gila,” kata Lisa, menceritakan masa-masa sulitnya itu.

Lisa sadar, saat memutuskan untuk menjadi penyanyi, ia pasti akan dibandingkan dengan ayahnya. Karena itu, sejak terjun ke dunia tarik suara, wanita kelahiran Memphis, Amerika Serikat, tersebut terus berjuang agar dirinya tak dianggap mengekor ketenaran Elvis. “Yang bisa saya lakukan hanyalah berusaha semampu saya agar tidak terdengar seperti dia. Jika pun ada kesamaan, itu adalah hal yang alami,” ujarnya.

Hasilnya, sebuah album berisi 15 lagu yang bergenre country, folk, dan blues itu. “Lewat album ini saya mengungkapkan segala sesuatu yang pernah saya alami dalam hidup. Apa yang saya dengar, lihat, dan rasakan. Ini sangat personal,” kata Lisa tegas. Ucapannya itu tercermin jelas dari lirik lagu Sticks and Stone: “She ain’t just like her daddy. Oh what a shame. She’s got no talent of her own. It’s just her name.”

Penulis lagu sekaligus produser musik legendaris Inggris, T. Bone Burnett, mengaku kagum pada musik yang ditawarkan Lisa. “Ketika Simon Fuller membawa demo musik Lisa ke rumah saya, saya sangat penasaran. Apa yang bisa dilakukan putri seorang revolusioner musik dunia? Ternyata, musik yang ia bawakan sangat jujur dan penuh penjiwaan. Elvis pasti bangga padanya,” tutur Bone, yang akhirnya memutuskan untuk memproduseri album ketiga Lisa. (f)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?