Film drama sejarah ini sukses meraih 12 nominasi Academy Awards 2012, serta pemenang dua piala Oscar untuk kategori Best Actor (Day Lewis) dan Best Production Design. Sebagaimana judulnya, Lincoln bercerita tentang empat bulan terakhir dalam kehidupan mantan Presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln (Lewis), yang diangkat dari buku biografi Team of Rivals: The Political Genius of Abraham Lincoln, tulisan Doris Kearns Goodwin. Dimulai pada masa setahun sebelum perang sipil berakhir, satu-satunya scene perang di film ini, Lincoln menuturkan sejarah panjang Amerika dalam demokrasi. Pada Januari 1985, di antara pemilihan presiden periode kedua untuk Lincoln dan pesta inaugurasinya, di tengah dekapan udara dingin Kota Washington, Lincoln dihadapkan pada keputusan krusial. Haruskah ia mengakhiri perang berdarah ini dengan berdamai dengan para sekutu musuh? Atau, haruskah ia membuat usaha terakhir agar Amendemen Ke-13 ditetapkan ke dalam konstitusi? Banyak kritikus memuji karya sutradara Steven Spielberg ini. Memang, ini bukan filmnya yang paling menghibur atau dramatis, tapi ini film yang paling membuktikan keberaniannya dan kejeliannya dalam menafsirkan sejarah ke dalam karya audiovisual. (f)


