Maya Angelou/GagasMedia
Jalan hidup penuh liku memberi banyak pelajaran bagi penulis kenamaan, Maya Angelou. Kekerasan dalam hubungan cinta, hubungan hambar dengan sang ibu, hingga diskriminasi ras pernah dialaminya. Segala cobaan hidup itu membuatnya tumbuh menjadi sosok yang tertutup. Beruntung, ia memiliki nenek yang sangat perhatian dan berperan besar dalam hidupnya. Melalui sang nenek pula, ia mendapatkan pelajaran tentang arti hidup. Beberapa pemikirannya itu ia curahkan lewat sejumlah tulisan berbentuk prosa dan puisi yang terangkum dalam buku ini. Sangat menyentuh.(f)


