Sex & Relationship
Lakukan Untuk Diri Sendiri

19 Nov 2014


Di luar ritual perawatan daerah kewanitaan, perkara seksualitas tak bisa lepas dari pengaruh budaya patriarkat. Soal seksualitas, dulu, wanita tidak dalam posisi yang setara dengan pasangannya. Terselip unsur adanya ‘kewajiban’ wanita untuk membahagiakan pasangannya.    
    ‘Kewajiban’ inilah yang dilihat seksolog Zoya Amirin kerap membuat wanita cenderung lebih memikirkan bagaimana cara memuaskan pasangannya. Dalam hal merawat organ kewanitaan, wanita melakukannya sebagai upaya memberikan ‘servis’. “Wanita kerap berpikir, kalau suami puas di atas ranjang, ia tak mudah lari ke pelukan wanita lain,” ungkap Zoya.
    Melakukan sesuatu atas dasar cinta atau atas dasar ‘keterpaksaan’, tentu akan berbeda hasilnya. Begitu pula dalam merawat daerah kewanitaan. ‘Keterpaksaan’ menjaga daerah intim, agar suami terus nempel dan tidak selingkuh dengan wanita lain, sebaiknya bukan lagi menjadi alasan. Karena, bagi wanita, wajib hukumnya untuk merawat organ intim.
Memiliki organ intim yang terawat juga meningkatkan kepercayaan diri. Acara bermesraan dengan suami pun makin menyenangkan. Menjaga organ intim juga terkait dengan tingkat kepuasan wanita dalam menikmati seks. “Kalau vagina rapat, gesekan saat bercinta akan lebih terasa, sehingga acara bercinta jadi lebih hot,” kata Sinta.  
Tidak sekadar mengejar kenikmatan, kesadaran diri untuk merawat daerah kewanitaan juga penting untuk kesehatan. “Organ intim yang sehat juga membuat kita nyaman menjalankan aktivitas sehari-hari,” paparnya.  “Yang sudah menjaga saja masih bisa keputihan, apalagi yang tidak menjaga kebersihan daerah kewanitaannya. Sudah enggak nyaman, percaya diri juga berkurang,” ungkap Zoya.
Pada dasarnya, vagina memiliki klitoris yang terdiri dari 8.000 simpul saraf, sehingga organ intim ini menjadi yang paling sensitif di dalam tubuh wanita. Sensitivitas inilah yang juga membuat vagina rentan terkena penyakit. Itu sebabnya, wanita harus menjaga kebersihan dan kesehatan organ intimnya.
Di luar perawatan yang beraneka macam, menurut Zoya, ada  perawatan dasar untuk vagina yang harus rutin dilakukan sendiri oleh wanita: menggunakan kaca saat mandi untuk mengecek kondisi organ intim. “Lakukan sekali dalam seminggu. Memang sedikit lebih ribet. Organ kewanitaan kita kan berbeda dengan pria yang bisa dengan mudah terlihat. Untuk mengecek vagina kita memang butuh usaha lebih,” jelas Zoya.(RIZKA AZIZAH)




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?