Efy Wardini dibantu tiga temannya menemukan celah bisnis saat mereka berkumpul dan berbincang santai, yakni berbisnis kue brownies melalui media sosial. Alasannya, mudah dan tidak membutuhkan banyak investasi alat dan bahan baku. Agar tampil beda, dibuat kemasan yang eksklusif, girlie, dan ’berkelas’, sesuai dengan pasar yang dituju, yakni wanita muda yang bekerja.
Mewakili nama dari Lady Eve, kemasan berwarna fuchsia dirancang bak kemasan parfum sebuah butik ternama. Untuk bahan baku, cokelat premium dengan takaran ‘di atas rata-rata’ resep brownies umumnya digunakan agar terasa pekat di lidah. Tambahan aneka filling yang tidak biasa menjadi signature-nya,
”Brownies yang kami buat memiliki taste yang mewakili cita rasa dan mood para wanita urban. Mereka akan mendapatkan sensasi berbeda dalam tiap gigitannya,” kata Efy, berpromosi.
Passion Fruit Cream Cheese Brownies menjadi produk unggulan. Perpaduan passion fruit dan cream cheese sangat terasa dalam brownies ini. Uniknya lagi, ada Salted Caramel Brownies, dengan sensasi sea salt caramel berlapis krim cokelat legit. Delapan jenis brownies lainnya dengan filling berbeda juga dimiliki toko online berakun @ladyevebrownies yang mulai dirintis Maret 2013 lalu.
Agar bisnisnya berjalan teratur, Efy bersama tiga temannya membagi tugas dan tanggung jawab sesuai keahlian masing-masing. Dirinya berperan di bidang pemasaran dan tiga teman lainnya menangani bagian keuangan, produksi, dan penjualan. Untuk pemesanan, Lady Eve menerapkan jadwal pemesanan yang berlaku di hari Rabu dan Jumat serta pengambilan disesuaikan titik wilayah yang telah ditentukan. (f)


