Cameron Diaz (42) sepertinya paling tahu bagaimana membuat gebrakan awal tahun. Setelah bertahan dengan citra ‘bukan tipikal wanita yang menikah’, pada 5 Januari lalu ia resmi melepas masa lajangnya dengan Benji Madden (35), vokalis sekaligus gitaris The Madden Brothers dan band Good Charlotte. Waktu dan pria yang tepat. Dua hal ini yang membuat Cameron yakin dengan pilihan hidupnya. Berita pertunangan Cameron dan Benji di akhir tahun 2014 merebakkan banyak tanya di benak orang-orang di sekeliling mereka. Apalagi keduanya baru tujuh bulan berpacaran, dan selama ini orang mengenal Cameron sebagai pribadi yang menolak konsep pernikahan. Apa yang membuat wanita kelahiran San Diego, California, Amerika Serikat, ini seolah mengingkari ucapannya sendiri?
Dalam beberapa wawancara, pemilik nama lengkap Cameron Michelle Diaz ini dengan terang-terangan mengatakan, “Saya pikir banyak orang yang menikah dengan orang yang sebenarnya tidak mereka cintai lagi. Saya hanya tidak ingin menikah dengan seseorang, lalu saya harus menceraikannya. Kita putus, kita move on,” katanya, dalam salah satu wawancara dengan sebuah majalah wanita terbitan AS, tahun 2011.
Harus diakui, kehidupan cinta Cameron tak pernah lepas dari deretan pria populer berwajah tampan dan berpenampilan menarik. Sebut saja, Matt Dillon, pria yang dekat dengannya sejak perannya di film The Mask. Putus dari Matt, pengisi suara Princess Fiona dalam film Shrek ini berpacaran dengan Jared Letto, aktor pemenang Oscar. Hubungan pasangan hippie ini berlangsung cukup lama, empat tahun.
Namun, yang paling menghebohkan dan mengisi banyak halaman muka media massa adalah hubungan Cameron dengan Justin Timberlake. Kisah asmaranya dengan penyanyi solo yang usianya jauh lebih muda dari dirinya ini benar-benar berhasil membuat jutaan wanita di dunia patah hati. Apalagi pasangan ini tak ragu untuk memperlihatkan kemesraan mereka. Sayangnya, hubungan yang berlangsung selama tiga tahun ini pun harus berakhir.
Meski begitu, baik Cameron maupun Justin mengakhiri hubungan mereka dengan baik-baik. Bahkan, keduanya masih bekerja sama dalam film komedi berjudul Bad Teacher. Setelah putus dari Justin, beberapa pria dikabarkan masuk dalam kehidupan Cameron, seperti Sean Combs aka P. Diddy, yang ia kencani selama satu tahun. Bahkan, P. Diddy sempat menyebut Cameron sebagai wanita terseksi di dunia.
Sebenarnya, sosok Benji memang bukan pria baru dalam lingkungan pergaulan Cameron. Wanita yang memulai kariernya sebagai model sejak usia 16 tahun ini sudah mengenal Benji beberapa tahun belakangan, ketika ia masih berpacaran dengan Justin.
Tahun 2000-an, band Good Charlotte, yang digawangi Benji bersama kembarannya, Joel Madden, menjadi salah satu band yang digandrungi kaum muda. Sayangnya, eksistensi grup band ini tak bertahan lama. Setelah grupnya berakhir, Benji dan Joel menjadi DJ di banyak acara sosialita hingga membuka bisnis clothing line. Duo bertato ini pun tetap bisa terus berada dalam lingkaran sosialita Hollywood.
Sepertinya, keberuntungan memang selalu berada di samping si kembar Madden, terutama soal cinta. Bisa dibilang, keduanya memiliki rekam jejak hubungan percintaan yang tak biasa. Benji pernah menjalin hubungan cukup lama dengan model Sophie Monk, sedangkan Joel menjadi berita tabloid ketika berpacaran dengan bintang muda, Hillary Duff.
Setelah itu, Benji kembali menjalin hubungan dengan Paris Hilton, dan Joel berkencan dengan sahabat Paris, Nicole Richie. Ketika hubungan Benji dan Paris berakhir, Joel justru kian serius dengan Nicole hingga pasangan ini memiliki dua anak dan akhirnya menikah pada tahun 2010.
Tak disangka, kebahagiaan kehidupan percintaan Joel ternyata berdampak baik pada Benji. Nicole, sang ipar, ternyata adalah teman dekat Cameron. Keduanya kerap datang bersama ke beberapa acara selebritas. Nicole pulalah yang akhirnya menjadi makcomblang hubungan Benji dan Cameron.
Nicole melihat Benji dan Cameron akan menjadi pasangan yang ‘klik’. Ia pun mengaku menjadi orang yang bertanggung jawab penuh atas pertemuan pasangan beda usia ini. “Saya menyetujui apa pun yang membuat Benji bahagia. Saya merasa bahagia jika melihat orang lain bahagia, dan ingin semua orang dikelilingi oleh cinta,” ujar Nicole dalam acara televisi, Watch What Happen Live. (f)


