Food Review
Kelezatan Padang Peranakan

14 Jan 2016


Satu warna memesona di khazanah kuliner Indonesia disumbang oleh Sumatera Barat. Di balik bukit-bukit pedalaman Minangkabau, tersembunyi lumbung-lumbung padi dan bahkan gudang-gudang kecil untuk menyimpan rempah dan hasil bumi lainnya di rumah rakyat. Memori bahan-bahan tanah sendiri yang tak tergantikan terekam sekalipun diri berpindah pulau. Ini pula yang membuat rasa asli senantiasa terkenang ke mana pun Marco Muslim, pria asal Padang, pergi. Dialah yang bertanggung jawab di dapur restoran Marco Padang Peranakan, Jakarta.

Adukan api kayu bakar untuk  Randang Itam khas nenek dan kepekaan Marco dalam merekam seni-seni dapur yang tak tercatat melanggengkan keberadaan restoran di tahun keenamnya di Jakarta ini. Kelezatan sejumlah hidangan baru begitu pas di lidah, seperti Kepiting Saos Padang dan Lontong Sayur Padang. Bahan asli dari tanah asal membantu Marco mempertahankan intuisinya dalam memasak.  

Temani sepinggan Nasi Sayo dengan Belut Goreng Lado Ijo yang teramat renyah. Dibanding Padang Melayu, pedas Padang Peranakan lebih kalem. Barramundi Panggang Pacak yang memiliki jejak aroma smoky misalnya, takkan membuat Anda kepedasan. Jangan dulu terburu-buru pulang. Tutup Martabak Kelapa Anda dengan Es Kopi Padang selagi ada pojok Kopi Padang di outlet ini.

Lokasi perdana di Setiabudi One tengah direnovasi, diiringi ekspansi ke beberapa lokasi sepanjang 2015 ini. “Menyusul dibuka outlet yang kelima, di Pondok Indah Mall,” ujar Amriel Aditya, Corporate Communications Manager Arya Noble Group, induk bernaungnya Marco Padang Peranakan.

Alamat: Pacific Place Lt.5/ unit 45-46, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jak-Sel.
Telp: (021) 51400607.
Jam buka: 10.00-22.00 WIB.
Suasana: Kasual, dengan meja-meja yang cukup berdekatan.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?