Celebrity
Karier Menanjak Deepika Padukone

9 Dec 2015

Sebelum namanya besar sebagai seorang pemain fim, Deepika Padukone adalah seorang atlet. Ayahnya, Prakash Padukone, mantan pebulu tangkis juara All England 1980, telah melatif Deepika bermain bulu tangkis sejak kecil.
   
Beranjak remaja, wanita dengan tinggi badan 175 cm ini masih rutin berlatih dan kerap mengikuti turnamen bulu tangkis tingkat nasional di India. “Bermain bulu tangkis memang sudah menjadi kebiasaan dalam keluarga. Saya pun sempat menekuninya secara profesional. Namun, seiring waktu, saya sadar bahwa bidang itu tak sesuai dengan passion saya,” ungkap wanita yang kemudian memilih di dunia modeling ini.
   
Tak hanya aktif sebagai model iklan dan catwalk, wajah cantik dan tubuh proporsional Deepika juga wira-wiri di iklan televisi dan video musik. Ia pun sempat meraih gelar Model of The Year di ajang Kingfisher Fashion Award, yang digelar di Lakme Fashion Week 2005.
   
Setahun berikutnya, Deepika mulai menjajal kemampuan berakting dengan membintangi film Aishwarya (2006). Meski film tersebut mencetak kesuksesan secara komersial, akting perdana Deepika itu justru menuai banyak kritikan. Para kritikus menilai Deepika masih perlu berlatih lebih banyak soal penjiwaan peran dan memainkan emosi.
   
Agaknya, kritikan inilah yang menjadi pecut bagi Deepika untuk makin memantapkan kemampuannya di bidang seni peran. Ia pun membuktikan kualitas akting yang lebih baik di film berikutnya, Om Shanti Om, dan berhasil mencetak kesuksesan besar. “Saya tumbuh besar dengan menonton film-film Shahrukh. Sebuah kehormatan besar ketika saya bisa bekerja sama dengannya di film ini,” cetusnya, antusias.

Performa gemilang di film tersebut membuat ia berhasil membawa pulang Filmfare Awards sebagai Best Female Debut sekaligus masuk nominasi Best Actress untuk pertama kalinya. Tahun 2009, ia kembali masuk nominasi Best Actress dalam Filmfare Awards lewat film Love Aaj yang ia bintangi bersama Saif Ali Khan. Sayangnya, ia belum berhasil membawa piala di kategori tersebut.

Seakan ingin membuktikan eksistensinya di dunia film India komersial, tahun 2013 Deepika bermain dalam empat film berturut-turut: Race 2, Yeh Jawaani Hai Deewani, Chennai Express, dan Goliyon Ki Raasleela Ram-Leela. Semuanya sama-sama laris di pasaran.

Kini, Deepika ingin membuktikan bahwa perjuangan melawan penyakit depresi tak bisa mengganggu kelangsungan kariernya. Terbukti, ia mampu menunjukkan kematangan berakting dengan memerankan tokoh Angie dalam Finding Fanny (2014). Peran tersebut menuai banyak pujian dari para kritikus film. “Deepika sukses menanggalkan kemegahan Bollywood seperti yang umum dipakai dalam peran-peran sebelumnya. Aktingnya di film ini sangat fresh,” tulis kritikus Anuj Kumar dari koran The Hindu.

Mencapai kesuksesan besar dalam pekerjaan, Deepika sepertinya harus merelakan kehidupan asmaranya yang tak berjalan mulus. Kisah cintanya dengan aktor Ranbir Kapoor yang berlangsung selama 2  tahun, kandas pada tahun 2010 akibat perselingkuhan Ranbir dengan wanita lain. “Sekali  dia berselingkuh, saya masih bisa memaafkan. Namun, beberapa kali ia mengulangi, saya tak bisa lagi menoleransi kebiasaan buruknya itu,” aku Deepika.

Setelah lima tahun berpisah dari Ranbir, wanita yang dikabarkan tengah dekat dengan aktor Ranver Singh ini  sepertinya sudah melupakan sakit hatinya dan bisa kembali bekerja sama dengan sang mantan kekasih. Baru-baru ini keduanya bertemu dalam film terbaru mereka, Tamashaa (2015), yang proses syutingnya baru selesai Agustus lalu. “Biar bagaimanapun, Ranbir adalah  orang yang berjasa membantu saya jadi pribadi yang lebih percaya diri dan mudah bersosialisasi,” ujarnya, tersenyum. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?