Jake (Kellan Lutz) menyamar sebagai seorang asisten dosen. Namun, kehadirannya di istana Sultan Yogyakarta yang berakhir dengan peledakan dan tewasnya Sultana (Atiqah Hasiholan), putri Sultan, membuatnya harus berurusan dengan Letnan Hasyim (Ario Bayu), komandan Densus 88. Sebuah teror penembakan terhadap Hasyim dan Jake membuktikan kecurigaan Hasyim terhadap identitas Jake sesungguhnya.Sebuah penyelidikan menunjukkan, Sultana belumlah tewas. Dendam yang dibawa Jake dari masa lalunya dan perjuangan Hasyim untuk menyelamatkan nyawa keluarganya membawa mereka pada perjalanan yang mengancam nyawa keduanya dan kelangsungan hidup rakyat Jawa.
Sebagai film laga, Java Heat sarat dengan pesan toleransi beragama dan anti-terorisme. Sang sutradara, Connor Allyn, begitu memperhatikan detail kebudayaan Indonesia, dan Yogyakarta khususnya sebagai setting keseluruhan film. Film ini juga dibintangi oleh aktor-aktor kawakan Indonesia lainnya, seperti Rudy Wowor, Tio Pakusadewo, Frans Tumbuan, dan Rio Dewanto. (f)


