Saat konser yang dihadiri 12.000 orang di Tijuana, Meksiko, akhir Mei lalu, tangan kanannya terluka terkena baling-baling drone. “Saya berusaha meraih drone tersebut untuk merekam penonton. Ternyata tangan saya terkena baling-balingnya,” katanya. Enrique sempat dirawat di sisi panggung dan disarankan untuk mengakhiri konsernya. Namun, ia tetap melanjutkan konser selama 30 menit kemudian, meski darah terus mengucur. Rupanya lukanya cukup serius, dan Enrique harus menjalani operasi rekonstruksi untuk memperbaiki tulang yang retak.
Publisisnya meyakinkan bahwa Enrique akan pulih dalam beberapa minggu dan bisa melanjutkan konser bulan Juli.
DES
FOTO: SIPA


