Menghilang di layar kaca tak berarti Ine Febriyanti berhenti berseni. Ine yang juga dikenal aktif dalam dunia teater baru-baru ini kembali menghidupkan sosok pejuang wanita asal Aceh, Cut Nyak Dien, dalam sebuah pagelaran monolog bertajuk “Dramatiqu Reading: Cut Nyak Dien”, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Minggu (13/4).
Pertunjukkan monolog yang dilakoni Ine ini tak hanya berkisah tentang Cut Nyak Dien sebagai pahlawan kemerdekaan Aceh pada masa penjajahan Belanda, tetapi juga karakternya sebagai wanita yang kuat. Monolog dibuka dengan kisah Cut Nyak Dien saat diasingkan di Sumedang, dan penonton dibawa dalam sudut pandang seorang Cut Nyak Dien melihat Perang Aceh.
“Tidak banyak yang tahu bagaimana pergolakan seorang wanita Aceh ketika ia berada di peperangan, saat suaminya mati dibunuh penjajah dan hal-hal yang mendorong dia mengobarkan semangat perlawanan terhadap penjajah,” Jelas Ine tentang pertunjukkannya. Ini juga yang diakuinya sebagai dorongan untuk menampilkan monolog sosok Cut Nyak Dien yang tak hanya menghibur tapi juga memberikan pelajaran sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada generasi muda.
Ayu Widya S


