Iwan Setyawan/GramediaBegitu kuat keindahan masa kecil membentuk karakter dan hidupnya, hingga Iwan Setyawan sekali lagi menghadirkan cerita kehangatan rumah masa kanak-kanaknya di kota Batu, Jawa Timur. Kali ini, kisah Iwan berpusat pada wanita sederhana pemimpin pesta kehidupan yang ia panggil “Ibuk.”
Serupa dengan 9 Summers 10 Autumns, cerita Bayek, si tokoh utama, bermula di hari ketika ia lahir, saat sang ayah memilih tak menarik angkutan umum beberapa hari untuk mengasuh anak lelaki pertamanya itu. Bertahun-tahun kemudian, kehangatan keluarga yang sederhana itu masih dibawa Bayek saat ia mencari nafkah ke New York.
Seperti karya sebelumnya, rangkaian cerita dalam buku ini terasa hidup karena kesederhanaan dan kejujurannya. Membaca buku ini, membuat Anda sejenak kembali ke masa kecil yang bahagia, dan sekali lagi membuktikan bahwa mencintai tidak bisa menunggu.


