Meski sifatnya mirip, karakter Hannah dan pemerannya Lena Dunham berasal dari latar belakang yang justru bertolak belakang. Sahabat-sahabat Lena, termasuk mereka yang berperan sebagai sahabat Hannah dalam Girls, adalah anak dari orang-orang penting di Hollywood. Lena yang lahir pada 13 Mei 1986 juga berasal dari keluarga terpandang di New York. Ayahnya adalah pelukis aliran pop art, Carroll Dunham, sementara ibunya, Laurie Simmons, adalah seorang fotografer dan seniman.
Tak heran jika darah seni mengalir deras dalam diri Lena, yang kemudian dituangkan dalam karya tulisan. Sejak sekolah di Saint Ann’s School, sebuah sekolah swasta prestise di Brooklyn, Lena gemar menulis dan bermain drama pendek. Lulus SMA, ia mengambil jurusan creative writing di Oberlin College dan lulus tahun 2008. Mulanya ia bercita-cita menjadi penyair. Lama-kelamaan minatnya bergeser ke teater. Tapi, ia lalu menyadari bahwa teater hanya bisa bertahan beberapa hari saja. Akhirnya, ia mulai melirik dunia film yang lebih abadi.
Proyek film pertama Lena berjudul Tiny Furniture (2010), yang ia tulis sekaligus sutradarai. Setema dengan Girls, film ini mengisahkan Aura (diperankan Lena), seorang sarjana seni perfilman yang tak tentu arah hidupnya. Karena anggaran film terbatas, Lena merekrut ibunya sendiri untuk memerankan ibu Aura, dan adiknya, Grace Dunham, untuk memerankan adik Aura.
Narasi cerita Tiny Furniture yang unik berhasil menarik perhatian produser film komedi ternama, Judd Apatow (The 40-Year-Old Virgin, Bridesmaids). Keduanya pun menemukan kesamaan visi dan memutuskan untuk memulai proyek Girls bersama. “Lena memberi pria kesempatan untuk menyelami apa sebetulnya isi hati dan pikiran wanita di sekitar mereka. Ia mengemas cerita dengan sangat lucu dan mengena,” kata Judd, yang disebut sebagai salah satu orang terpandai di Hollywood.
Meski kini menyandang titel komedian, ternyata selera humor Lena bukan bakat bawaan dari lahir. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Vanity Fair, Laurie bercerita bahwa putrinya itu sejak kecil selalu berusaha melucu, tapi biasanya malah berakhir kikuk dan ‘garing’. “Dia berlatih sangat keras dengan melempar banyak jokes supaya lucu. Dan akhirnya suatu hari, entah bagaimana, tiba-tiba saja ia ‘mekar’ menjadi seorang komedian genius,” tutur Laurie.
Istirahat sejenak dari Girls, yang kini sedang tayang musim kedua, Lena kini sedang menyiapkan proyek serial televisinya yang baru. Kabarnya, serial ini mengangkat kisah hidup seorang wanita personal shopper di New York. Selain itu, kekasih Jack Antonoff, gitaris band Fun, ini juga sedang menulis buku yang berjudul Not That Kind of Girl: A Young Woman Tells You What She Learned. Kabarnya, perusahaan publishing besar, Random House, sudah membeli hak cipta buku Lena senilai 3,7 juta dolar AS (Rp36,5 milyar). (PSS)


