Majalah Time kembali merilis 100 daftar orang berpengaruh dunia tahun 2015. Nama-nama seperti Kanye West, Tony Fernandes, Bradley Cooper, Raul Castro, Hillary Clinton, Barack Obama, Haruki Murakami, Alexander Wang, Julianne Moore, Christopher Nolan, Angela Merkel, Vladimir Putin, Bjork, Pope Francis dianggap sebagai tokoh penting yang berkontribusi langsung secara global.
Yang tak kalah membanggakan adalah sosok aktris muda, Emma Watson yang bersanding diantara nama-nama besar tersebut. Pemeran Hermione Granger dalam film Harry Potter ini, dianggap mewakili wajah dari feminisme masa kini. Tak hanya sekadar cantik, pintar, santun dan populer, Emma sangat vokal menyuarakan isu kesetaraan gender dan aktif mengikuti kegiatan sosial yang mendukung kaum perempuan.
Terpilih sebagai Duta Besar Khusus PBB untuk urusan perempuan, tahun lalu ia meluncurkan kampanye "HeForShe" untuk memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam segala bidang.
Selain itu, Emma beranggapan bahwa wanita membayar tagihan makan malam di kencan pertama bukan soal yang harus dibesar-besarkan. Sebaliknya, situasi itu mestinya dianggap biasa saja. Perempuan kelahiran 15 April 1990 ini pernah punya pengalaman mengenai hal ini. Kencannya berakhir canggung dan janggal karena si pria merasa tersinggung atas sikap Emma yang ingin membayar tagihan makan malam.
“Saya suka dengan pria yang jantan dan tahu bagaimana memperlakukan wanita dengan benar. Pria kerap lupa bahwa hubungan itu adalah antara dua orang, jadi tanggung jawab keduanya,” ujar Watson pada acara HeFor She Campaign bersama United Nation.
Woro Hartari Trianti
FOTO:SIPA


