Bosan dengan gaya klasik, pop art yang berasal dari kata popular art ini muncul pertama kali di Inggris diperkenalkan oleh kurator asal Inggris bernama Lawrence Alloway pada tahun 1955. Pop art merupakan dobrakan pada batas-batas seni yang agung pada saat itu. Didefinisikan juga sebagai popular culture, yaitu sebuah ungkapan untuk menggambarkan sebuah budaya atau tradisi yang berkaitan dengan masalah hiburan, komersial dan selera masyarakat awam. Pada awal tahun 1970, seni ini dikembangkan di Amerika lewat elemen visual seperti tipe huruf, simbol-simbol dan gaya visual yang berasal dari media massa seperti koran dan televisi hingga iklan serta komik. Tidak sedikit yang menggunakan wajah selebritis seperti Marilyn Monroe, Audrey Hepburn dan tokoh legendaris lainnya. Kini dalam interior, pop art didefinisikan sebagai desain yang unik, tajam dan kaya warna. Sehingga membuat tampilan yang biasa menjadi luar biasa. Efek yang dihasilkan biasanya mengejutkan, berani dan inovatif. Dan sering dijadikan sebuah eksperimen yang sangat menyenangkan. Seiring berkembanganya teknologi, pembuatan material untuk aplikasi interior semakin mudah dan bervariasi. Sehingga pop art berkembang menjadi hasil karya yang merefleksikan idealisme, kreativitas dan modernitas.
RUANGAN DAN ELEMEN POP ART :

1. Lukisan abstrak bergambar patung Liberty ini menjadi focal point pada sudut ruang tamu. Tambahkan lampu retro dan meja kayu ramai warna. (Lampu – Kare, Lukisan, Kare – harga atas permintaan, Lemari – Kare)

2. Sofa minimalis tampak selaras dipadukan dengan wall painting serta bantal dan rug retro. (ARTOTEL-JAKARTA)

3. Puff Chair yang dikombinasikan motif dan gambar abstrak. (Puff- Kare)

4. Lukisan yang idenya berasal dari musik hip hop karya pelukis muda Indonesia, Adi Dharma. (Indonesian Contemporary Art & Design)

5. Ruang tunggu karya seniman Indonesia, Aditya Pratama Putra, yang mengkolaborasikan gambar pop art dan kursi kayu klasik dalam kemasan yang menarik. (Indonesian Contemporary Art & Design)

6. Cermin dinding dengan warna kuning padat. (Cermin – Kare)

7. Arm chair bergaya retro berwarna bolt atau padat. (Arm Chair – Kare)
CANTI SARI


