Celebrity
Elegi Cinta

20 Jan 2015

Perjumpaan pertama Eros Candra (35) dan Sarah Diorita (23) pada tahun 2003 tak menyisakan kesan istimewa. Maklum saja, saat itu Sarah masih berusia sangat belia: 12 tahun. Selain itu, gitaris Sheila on 7 (SO7) yang tengah naik daun saat itu juga tengah menjalin kasih dengan seorang wanita.  
Meski begitu, keduanya tak pernah putus kontak sebagai teman baik. Hingga enam tahun kemudian, Eros dan Sarah tak bisa menampik suratan takdir bahwa keduanya memang sudah digariskan menjadi sepasang suami-istri. 

Elegi Cinta
Menjalin kasih selama 2 bulan saja, keduanya langsung merasa yakin untuk segera meresmikan hubungan cinta ke jenjang pernikahan. Memang, pernikahan mereka terkesan mendadak dan dilakukan secara diam-diam. Namun, menurut Eros, hal itu dilakukan untuk menjaga kesakralan momen pernikahan.
   
“Saya dan Sarah sama-sama menyukai kesederhanaan. Bagi kami. menikah di KUA, sah secara agama, itu saja sudah cukup. Saya lebih mementingkan kesakralan pernikahan ketimbang menggelar pesta glamor dan besar-besaran,” cetus Eros.
   
Pada 24 September 2009, Eros dan Sarah resmi menjadi pasangan suami-istri.
Tak ada pesta maupun perayaan meriah layaknya selebritas papan atas. Keduanya justru memilih menggelar syukuran sederhana yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan sahabat dekat saja. “Kami memang tidak suka ribet. Bahkan, untuk menentukan tanggal pernikahan saja kami serahkan sepenuhnya kepada KUA. Saya dan istri terima jadi saja,” kenang penulis lagu Soe Hok Gie ini.
   
Menjalani masa pacaran secara singkat, Eros dan Sarah mengaku terkejut saat mengetahui kebiasaan asli masing-masing. Di awal berumah tangga, Eros mengaku sempat kaget dengan sikap Sarah yang sangat moody, terutama ketika sedang mengalami PMS menjelang menstruasi. Sementara Sarah, ia sempat merasa terganggu dengan kebiasaan Eros yang malas mandi. “Dulu, saya sampai memasang tulisan ‘Mandi Dahulu Sebelum Masuk’ di pintu kamar. Sekarang, suami saya sudah jauh lebih rajin mandinya. Ia juga makin rapi dan wangi,” cetus Sarah, tertawa.
   
Dua tahun berumah tangga, kebahagiaan Eros dan Sarah kian lengkap dengan kehadiran malaikat kecil yang tampan dan lucu, El Pitu Candra. Diakui Eros, kehadiran si kecil yang biasa dipanggil Pitu membawa banyak perubahan positif dalam hidupnya. Ia mengaku tak bisa berlama-lama pisah dari anak. Saat manggung di luar kota misalnya. Dulu waktu masih bujang, ia pasti betah berlama-lama di kota lain sambil sekalian traveling. “Setelah menikah dan punya anak, tiap kali tur ke luar kota, rasanya malah ingin segera pulang ke Yogyakarta untuk memeluk Pitu,” kata Eros.
   
Penulis lagu Bendera yang dipopulerkan band Cokelat ini mengaku punya kesan mendalam tentang hubungan antara ayah dan anak. Eros mengaku, perceraian antara ayah dan ibunya yang terjadi saat ia masih kecil, menyisakan luka di benaknya. Karena ikut ibunya, Eros jadi jarang berinteraksi dengan ayahnya.dan tak bisa merasakan kasih sayang seorang ayah sepenuhnya.
   
Karenanya, Eros berupaya menunjukkan kasih sayangnya kepada Pitu, meski kadang-kadang ia merasa kesulitan menunjukkannya. Salah satu cara Eros untuk menyampaikan perasaannya terhadap anak semata wayangnya itu ia wujudkan lewat lagu Lapang Dada.
   
Menurutnya, lagu ini punya pesan yang dalam. Saat Pitu lahir, ia ingin berlapang dada dalam merawat dan membesarkannya. Ia tak ingin Pitu mengalami luka seperti yang ia rasakan akibat perceraian ayah dan ibunya. “Sebisa mungkin saya berupaya menjadi ayah yang baik untuk Pitu, sampai kapan pun itu,” ujar Eros, yang mengaku suka kalap membelikan anaknya mainan  tiap kali tur ke luar kota.
   
Tak hanya mencurahkan emosi lewat lagu untuk sang buah hati, Eros juga pernah mengguratkan isi hatinya untuk sang istri dalam untaian tembang Musim yang Baik. Lagu itu pulalah yang dijadikan judul album teranyar SO7, yang rilis awal Desember lalu.
“Sebelum saya merasa settle down dengan Sarah, hidup saya rasanya naik turun. Sekarang senang, besok bisa langsung sedih. Ini bikin saya jadi tidak tenang,” cerita Eros. Namun, menurutnya lagi, semua berubah sejak menikah. Bersama Sarah, ia seperti berada di musim yang baik. Inginnya, kebahagiaan ini tak hanya berlangsung di musim yang baik, tapi bisa terus selamanya.
   
Diamini pula oleh Sarah yang menginginkan pernikahan dengan Eros ini bisa langgeng. Tak khawatir dengan para wanita cantik penggemar suami orang? “Sama sekali tidak. Meski bukan dari kalangan selebritas, saya selalu percaya kepada suami,” tegas Sarah. Ia juga tak ingin terlalu penasaran mencari tahu bagaimana suaminya di luar sana. Bahkan, jika ada omongan soal suami yang playboy, menurutnya,  itu adalah masa lalu Eros. “Saya mau menatap masa depan dan tak mau meribetkan masa lalu suami,” pungkas Sarah, bijak. 

RIZKA AZIZAH




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?