Minyak yang telah melalui proses pemanasan dalam suhu tinggi dan berulang-ulang (minyak jelantah) mengalami perubahan struktur yang membentuk senyawa radikal bebas yang sangat berbahaya terhadap kesehatan. Terlalu sering mengonsumsi minyak jelantah yang mengandung radikal bebas tinggi dapat memicu sel kanker berkembang dan mengganggu sistem tubuh manusia. Terganggunya sistem tubuh artinya regulasi hormon juga akan terpengaruhi secara tidak langsung. Gangguan hormonal dapat menjadi pemicu penumpukan lemak di bagian tubuh tertentu. Selain itu, kondisi kesehatan yang buruk membuat tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal. Akibatnya, seseorang menjadi lebih malas bergerak dan penumpukan lemak tubuh akibat tidak terpakainya energi yang masuk juga lebih berpotensi terjadi. (f)


