Celebrity
Disiplin, Kunci Sukses Talitha Andini Prameswari

5 Feb 2013

Malam itu, Amila Tamadita, Pemenang I Wajah Femina 2011, berjalan perlahan mengelilingi 20 finalis Wajah Femina 2012. Tiba-tiba, Amila yang siap melepas mahkota itu berhenti di belakang gadis cantik berdarah Jawa, Aceh, dan Padang, untuk menobatkannya sebagai Pemenang 1 Wajah Femina 2012. 

Semua mata langsung tertuju kepadanya. Dialah sang juara, Talitha Andini Prameswari (21). Bagai bintang yang sinarnya memancar dari berbagai sisi, ia pun memupuk prestasi pada semua sisi kehidupannya: karier, akademis, pengembangan bakat, dan kehidupan sosial. 

Selempang Kemenangan
Di puncak acara, jantungnya berdegup kencang saat melangkah menuruni anak tangga. Meski kakinya tetap melangkah ke tengah panggung untuk menerima selempang kemenangan, Talitha mengaku seperti berjalan dalam sebuah mimpi.

“Saya pikir Amila tidak sengaja menyentuh tangan saya, makanya saya diam saja. Ternyata, saya ditarik dan diajak turun ke panggung tengah. Saking tegangnya, saya baru ingat tersenyum setelah menuruni beberapa anak tangga. Bahkan, saya baru menyadari bahwa saya adalah pemenangnya saat selempang dilingkarkan pada bahu saya,” ujarnya, berbinar.

Bukan tanpa alasan jika ia seolah tak percaya atas kemenangannya. Di awal kompetisi, Talitha sempat dirundung rasa tak percaya diri. Pengalamannya di dunia modeling baru berjalan dua tahun terakhir. Ia merasa tak memiliki cukup bekal untuk dibawa bersaing dengan para finalis lainnya. 

Peran sang ibu, Henny Cahyani (48), sangat besar. Ibunya yang menyodorkan formulir pendaftaran dan menyemangati Talitha. “Ibu pernah bilang, Wajah Femina bukan sekadar pemilihan model biasa, tetapi bisa mengembangkan potensi yang dimiliki para finalisnya. Inilah yang membuat saya semangat,” tuturnya. 

Memasuki masa karantina, Talitha terlihat sangat percaya diri. Strateginya adalah bersikap apa adanya. Baginya, selama 7 hari karantina, salah besar jika harus bersikap sempurna seperti orang lain. “Saya bangga atas apa yang telah saya capai. Meski saya masih merintis dunia modeling, saya memiliki karier di bidang farmasi dan bakat menari yang bisa saya banggakan. Semuanya saya jalani dengan serius dan menunjukkan hasil yang baik pula,” katanya.

Bagi Talitha, menjadi bagian dari Wajah Femina adalah tanggung jawab yang besar. Setelah gelar kemenangan disandangnya, ia sadar kalau kini ada sebuah nama besar yang harus direpresentasikan dalam kesehariannya. Talitha memperbaiki diri baik dari segi penampilan, sikap, maupun pembawaan diri di tiap lingkungan baru.

“Kemenangan ini menyemangati saya untuk berbuat lebih baik dalam segala hal. Saya sekarang mulai menyesuaikan apa yang akan saya kenakan ke suatu acara. Hal ini juga membuat saya menjadi pribadi yang lebih sopan dan beretika. Apalagi tawaran menjadi MC dan pemotretan mulai berdatangan,” tutur Talitha, yang mengutamakan kedisiplinan sebagai kunci suksesnya.

TRIFOSA DEWI



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?