Food Review
Dingin Menggemaskan

30 Aug 2012

Tujuh belas tahun diarungi Yani Laksmiwati dalam berbisnis es krim dari mulut ke mulut. Es krim berlabel Pesca itu muncul di tengah lahan yang kala itu sepi pemain. Mendobrak lewat es krim homemade, nonpengawet, nonperisa, dan non-stabilizer, bahan tambahan yang membuat es krim terasa lembut dan mudah mengembang ala es krim pabrikan. “Saat suami bertugas ke Italia dan Australia, saya bela-belain kursus membuat es krim,” ceritanya.  

Mei tahun ini, akhirnya berdiri toko Pesca Ice Cream untuk publik yang lebih luas. Yani melibatkan Michael Shawn, sang menantu berkebangsaan Prancis, yang rupanya lekas menangkap transferan ilmu darinya.

Signature ice cream berupa Mango Kopyor hadir tiap Ramadan, dari  es krim mangga harum manis campur kopyor. Eksotis! Segalanya memang murni, sesuai tagline-nya ‘Our ice cream are always made from milk and love’.

Ada pula es krim mungil, seperti macaroon isi es krim dan Mochi Ice Cream yang kenyal dan lembut. Yang femina juga sukai adalah Le Petit Rocher dan Fruity Shell (es krim vanilla campur sorbet, bentuk kerang).

Tersedianya es krim dalam bentuk-bentuk kecil dan menggemaskan ini adalah alternatif seru di antara sekian banyak toko es krim yang kebanyakan hanya menjual es krim dalam bentuk scoop dan whole cake. (f)    

Lokasi: Jl. Pesanggrahan Raya No. 6C. Puri Kembangan, Jakarta. Telp: (021) 5801455. Jam buka: Minggu–Jumat 09.00–20.00 WIB, Sabtu 09.00–20.30 WIB. Harga*): Rp10.000–Rp485.000. Suasana: Lapang, dengan interior serba putih.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?