Pacar saya setahun belakangan ini, tiba-tiba meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Saya sangat terpukul. Saya merasa bersalah, ia memacu motornya karena saya memintanya segera menjemput saya di tempat kerja. Sulit sekali menampik rasa bersalah ini. Saya sampai stres. Tapi, saya tak tahu mau mengadu ke mana.
Jawab:
Bagaimanapun beratnya, duka karena kehilangan orang yang dicintai tak bisa dihindari. Anda mungkin perlu banyak waktu untuk menghadapi dan menjalani proses ini. Tetapi, rasa bersalah adalah hal yang berbeda. Anda justru perlu menjauhinya. Memang, dalam skala kecil, rasa bersalah, menunjukan emosi manusiawi dan rambu dalam mengambil tindakan. Tetapi, membiarkan diri terperangkap dalam rasa bersalah berlebihan perlahan-lahan akan memengaruhi pikiran dan tindakan Anda. Bila Anda biarkan, akan berkembang dan akhirnya merusak diri Anda sendiri.
Selain karena sikap kurang berhati-hati, kapan dan bagaimana maut menjemput seseorang juga bukan tanggung jawab kita. Anda perlu meyakinkan diri sendiri bahwa ada kekuatan yang lebih besar yang mengatur berpulangnya seseorang ke akhirat. Kalau Anda renungkan lebih jauh, itu adalah ketentuan dari Yang Mahakuasa dan Anda tidak dapat mengubah hal ini. Tak ada salahnya bagi Anda berbagi beban ini dengan orang yang dapat Anda percayai serta memahami Anda, atau minta bantuan orang profesional membantu mengatasi rasa bersalah ini.


